Sukmawati tidak persoalkan Yusril Ihza Mahendra jadi saksi bagi Rizieq Syihab

Sukmawati Soekarnoputri saat datang ke Polda Jawa Barat (foto:Tribunnews.com)

@Rayapos.com| Jakarta: Rencana Yusril Ihza Mahendra yang akan dihadirkan tersangka kasus penodaan Pancasila Rizieq Syihab sebagai saksi, mendapat tanggapan dari Sukmawati Soekarnoputri.

“Ya boleh saja kayaknya Yusril pun bersedia ya silakan saja,” ujar Sukmawati di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Sukmawati mengatakan, berdasarkan keputusan Piagam Jakarta 18 Agustus 1945 silam, Pancasila sudah tidak boleh diganggu gugat.

“Itu sudah final di tahun 18 Agustus 1945, sudah final tidak lagi 7 kata itu di sangkut paut, sudah tidak boleh. Kalau mau jadi anak muda yang kualat si ya begitulah, kalau patuh dan hormat kepada generasi yang betul-betul berjuang, mewarisi kemerdekaan kepada kita semua ini untuk lebih adil, lebih pintar sejahtera lebih makmur ya jangan sampai menentang lah,” jelasnya.

Dia mengatakan Pancasila merupakan filosofi bangsa yang kemudian disahkan menjadi dasar negara. Ia juga berkata sudah saatnya Indonesia meraih prestasi di segala bidang agar mampu setara dengan negara maju.

“Filosofi ya isi nya adalah filosofi bangsa gitu tapi kemudian sudah disahkan sebagai dasar negara. Sudah itu jadi jalankan dengan benar jadi yang terpenting itu bagaimana kita justru meraih prestasi sebagai bangsa Indonesia bukan prestasi ecer eceran bukan berantem tapi mari kita raih prestasi yang bisa kita (Indonesia) setara dengan negara maju,” pungkasnya.

Comments

comments