Ella Nurhayati

@Rayapos | Bandung – Janda cantik, Ella Nurhayati (42) ditemukan tewas berdarah di rumahnya, Desa Kayuambon, Lembang, Bandung, Selasa (11/9/2018). Ada 23 tusukan di tubuhnya.

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Ella adalah karyawati bank berkantor di Kota Bandung.

Satu-satunya orang di rumah tersebut adalah anak lelaki kandung Ella, usia 15 tahun. Dia berkebutuhan khusus, siswa SLB (Sekolah Luar Biasa).

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N. Adiputra mengatakan sudah memeriksa enam saksi. Salah satunya anak lelaki korban yang berusia 15 tahun. Ini adalah anak tunggal Ella.

Penyelidik, sambung Niko, bertindak hati-hati untuk menggali informasi dari anak korban. Selain karena anak di bawah umur, kondisinya termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK).

“Dia (anak Ella) itu anak berkebutuhan khusus. Jadi ada pemeriksaan ahli. Kita harus menghadirkan ahli kejiwaan,” ujar Niko kepada wartawan, Rabu (12/9/2018).

Baca Juga:

Jokowi Cerita Aksi Moge Asian Games di Hadapan Ratusan Mahasiswa Korsel

Wow, Ridwan Kamil akan Sulap Kali Malang Jadi Mirip Sungai di Korsel

Ada Penyerangan di Milad FBR, Jubir Minta Anggotanya Jaga Kondusifitas

Menurut Niko, korban cerai dengan suami sejak 2004. Selama ini, sambung dia, kala hari libur sekolah sang anak rutin berkunjung ke rumah Ella di Kampung Pangragajian, RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Sewaktu Ella ditemukan tewas bersimbah darah di lantai rumah tersebut, memang ada anaknya. Tapi, belum diketahui, apa yang terjadi di dalam rumah.

“Anak itu kalau saat libur saja diantar bapaknya untuk main ke rumah ibunya. Anaknya sejak Jumat lalu ada di rumah korban. Kalau sehari-hari, korban tinggal sendirian di rumahnya,” tutur Niko.

Selain melibatkan ahli kejiwaan, polisi menggali informasi ke sekolah anak korban. Si anak diketahui duduk di bangku SLB yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat.

“Kita akan ke pihak sekolahnya untuk mengetahui karakter si anak,” ucap Niko.

Ella ditemukan tetangga tewas di dalam rumah, Kampung Pangragajian, RT 3 RW 9, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018), sekitar pukul 12.00 WIB. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

“Luka yang diderita cukup banyak. Tangan kiri, pundak kiri, mata pelipis kiri. Juga dada kanan ada luka tusuk. Totalnya ada 23 luka tusuk,” kata Niko. (*)

BAGIKAN