Salah satu adegan di film Black Panther (Foto : Marvel)

@Rayapos | Jakarta – Setelah sebelumnya memberikan ijin bagi perempuan untuk bisa nyetir sendiri, kini Arab Saudi membebaskan aturan lain. Mereka kembali membuka layar lebar untuk umum di bulan April 2018 ini.

Tentunya ini menjadi momen penting bagi dunia hiburan Saudi. Sebab sudah 35 tahun lamanya negara tersebut melarang eksistensi layar lebar dan bioskop.

Dilansir dari BBC, ‘Black Panther’ menjadi film pertama yang akan menandai dibukanya kembali bioskop di negara yang dipimpin oleh Raja Salman. Rencananya, film tersebut akan tayang mulai 18 April ini.

Ini merupakan bagian dari kesepakatan yang dilakukan dengan sebuah jaringan sinema terbesar di dunia untuk membuka hingga 40 bioskop di 15 kota di negara tersebut selama lima tahun ke depan.

Dikabarkan, Arab Saudi mendapat dorongan besar untuk membawa hiburan ke negaranya sebagai bagian dari Visi 2030. Ini juga menjadi bagian dari rencana ambisius Putra Mahkota Muhammad bin Salman untuk reformasi ekonomi dan sosial di negaranya.

Sebelumnya, bioskop di Arab Saudi sempat hidup di era 1970-an. Tetapi, ditutup atas perintah ulama Islam garis keras. Salah satu tokoh ulama setempat dilaporkan memperingatkan tentang “kebobrokan” bioskop yang akan merusak moral jika diizinkan terus ada.

Baca juga:

Indiana Jones Episode 5 Jadi Peran Terakhir Harrison Ford

Tayang di New York, Pengabdi Setan akan Di-remake PH Hollywood

BAGIKAN