Perkuat Hubungan Bilateral, Luhut Pandjaitan Pimpin Delegasi Indonesia Lawat Beberapa Negara Pasifik

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Tempo)

@Rayapos | Jakarta: Pemerintah Indonesia terus berusaha memperkuat pengaruh di kawasan Asia Pasifik dan untuk memperkuat tekad tersebut, sebuah delegasi besar Indonesia akan melakukan kunjungan kerja ke Papua Nugini dan Republik Fiji. Lawatan yang rencana akan dimulai 30 Maret – 3 April tersebut, diharapkan dapat mempertegas posisi Indonesia di negara-negara Pasifik Selatan tersebut.

Adapun kunjungan yang rencananya dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan ke kedua negara anggota Melanesian Spearhead Group (MSG) itu pun bukanlah yang pertama dilakukan anggota kabinet dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya,  Menteri Luar Negeri Retno L.P.Marsudi pun telah melakukan kunjungan pertamanya ke Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Fiji.

Kedua menteri luar negeri mengakui bahwa baik Indonesia maupun Kepulauan Solomon memiliki latar belakang dan warisan budaya Melanesia yang dapat membantu mewujudkan hubungan bilateral yang lebih dekat demi kemaslahatan kedua negara dan bangsa.

Kedua menlu juga mengakui pentingnya prinsip saling menghormati integritas teritorial dalam membangun hubungan bilateral kedua negara di samping memperkuat kerja sama bidang ekonomi dan hubungan antarmasyarakat terutama melalui peningkatan kapasitas dan bantuan teknis.

Dalam keterkaitan dengan sektor ekonomi, Indonesia diharapkan bisa menjadi pintu gerbang bagi negara-negara Pasifik Selatan untuk memasarkan produk mereka ke kawasan ASEAN. Apalagi  dengan mulai diterapkannya kerja sama Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang semakin membuka kesempatan negara-negara Pasifik untuk bersaing.
Di samping sektor ekonomi, kerja sama Indonesia dan negara-negara anggota MSG itu bisa dilakukan di bidang mitigasi bencana akibat dampak perubahan iklim dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi dan Aparatur Kemenko Polhukam Marsda TNI Agus Ruchyan Barnas, dalam kunjungannya ke Port Moresby, Papua Nugini, pada 30 Maret, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan direncanakan bertemu dengan Perdana Menteri Peter ONeill.

Dari Port Moresby, delegasi RI akan melanjutkan misi kunjungan bilateral ke Suva, Ibu Kota Republik Fiji, pada 31 Maret-1 April. Dalam kunjungan ke Suva ini, Menko Polhukam juga direncanakan bertemu dengan Perdana Menteri Fiji J.V.Bainimarama.

Di antara agenda kunjungan delegasi RI ke Republik Fiji itu adalah penyerahan bantuan kemanusiaan dan pengiriman satu kompi pasukan zeni TNI Angkatan Darat guna ikut membantu proses rekonstruksi pasca-bencana Topan Winston kategori 5 yang menghantam wilayah negara itu Februari lalu, kata Agus.

LEAVE A REPLY