Bentuk nyamuk penyebar demam berdarah dengue. Foto: Istimewa

@Rayapos | Jakarta – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menginfokan selama bulan Januari 2019 sebanyak 813 orang terserang penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD).

Dari data tersebut, Jakarta Selatan, Timur dan Barat menjadi wilayah yang paling rawan karena lebih dari 200 orang terserang penyakit DBD.

“Data per 31 Januari 2019, sekarang, sudah 813 orang, yang paling tinggi di Jakarta Selatan ada 277 (orang),” ujar Widyastuti kepada wartawan, Sabtu (2/2/2019).

Meskipun cukup banyak warga yang terserang DBD bulan ini, namun Widya mengaku masih tergolong aman dan belum ada yang sampai meninggal dunia.

“Grafik kami masih menunjukkan data kasus ini (DBD) masih aman. Meskipun begitu, kami tetap waspada. Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan orang yang terjangkit meninggal,” kata Widyastuti.

Berikut jumlah dan data yang terjangkit penyakit DBD bulan Januari 2019 di lima wilayah;

1. Jakarta Selatan 277 orang.
2. Jakarta Timur 226 orang.
3. Jakarta Barat 220 orang.
4. Jakarta Utara 51 orang.
5. Jakarta Pusat 39 orang.
6. Kepulauan Seribu 0 orang.

Widyastuti mengaku berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka korban DBD seperti melakukan fogging dan membuat Juru Pemantau Jentik (Jumantik). (*)

Baca Juga:

Bayern Munchen Ngotot Kejar Penyerang Chelsea

BAGIKAN