Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily (Foto: Istimewa)

@Rayapos.com | Jakarta – Wasekjen DPP Partai Golkar, Ace Hasan mengatakan sebaiknya Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto berani mundur dari jabatannya di Golkar.

Pasalnya desakan dari internal mulai menggelinding dan citra golkar di masyarakat sudah kurang baik akibat mempertahankan kursi Setnov.

Jika Setnov melepaskan jabatannya, kata dia, maka partai berlambang beringin itu akan lebih cepat menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

“Sudah sebaiknya dengan elegan dan sikap negarawannya (Novanto) mundur dari DPP Partai Golkar,” ujar Ace di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/11).

Pada kesempatan itu, Politisi asal Banten ini mendesak agar DPP Golkar berani bersikap dan mau msndengarkan usulan dan desakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk Munaslub, hal tersebut guna  menyelamatkan citra partai.

Anggota Komisi II DPR RI ini mengklaim bahwa 2/3 DPD Golkar dari 34 Provinsi Indonesia telah sepakat untuk dilakukannya Munaslub. Sehingga Golkar harus secepatnya melangsungkan Munaslub.

“Menurut saya, harus secepatnya digelar (Munaslub golkar, karena) bagaimanapun dalam pandangan daerah, penyelematan Partai Golkar itu harus segera dilakukan,” pungkasnya

Sekedar informasi, sebelumnya pada hasil rapat pleno Golkar pada Selasa (21/11) lalu, diputuskan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Golkar adalah Idrus Marham.

Selain itu partai Golkar memutuskan mempertahankan Setnov hingga hasil putusan praperadilan Setnov dibacakan. Praperadilan Setnov sendiri direncanakan baru akan digelar pada tanggal 30 November lusa.

Editor: Danang Wikanto

BAGIKAN