Foto : Situs Resmi PBSI

@Rayapos.com | Pangkalpinang : Ganda Campur berhasil meraih tiket Final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2017 Gubernur Bangka Belitung. Mereka dipastikan membawa pulang gelar ganda Campur.

Pertandingan semifinal Kejurnas yang digelar, Jumat (1/12), ganda campur Andika Ramadiansyah/ Mychelle Chrystin Bandaso berhasil menghentikan laju wakil Jawa Barat, Reinard Dhanriano/Maretha Dea Giovani.

Mereka meraih tiket final setelah menang mudah dengan dua game langsung dengna skor 21-13 dan 21-19 dalam tempo 40 menit.

Andika mengaku keberhasilan memenangkan pertandingan tersebut yakni dengan bermain dengan variasi pola permainan agar musuh tidak bisa membaca gaya bermain.

“Jadi di game kedua mereka sudah mulai bisa menebak pola permainan kita, kita harus antisipasi jangan sampai kita kecolongan lagi. Pokoknya kita terus bergonta ganti pola permainan saja,” Andika dilansir situs resmi PBSI, badmintonindonesia.org, Jakarta, Jumat (1/12).

“Reinard lebih sabar, sementara Maretha juga depannya bagus. Tapi sebenarnya kalau kita tahan juga mereka banyak mati sendiri,” tambah Mychelle.

Sementara, Reinard pun mengaku penampilan di pertandingan semifinal kurang begitu maksimal. Hal ini membuatnya menyerah dua game langsung.

“Saya bermain kurang lepas, permainan saya juga tidak keluar,” ujar Reinard.

“Kalau saya di turnamen ini berusaha untuk mengeluarkan semua kemampuan terbaik saya, tetapi hasilnya ya kami hanya bisa sampai semifinal,” tambah Maretha.

Di partai puncak yang akan digelar besok (2/12) Andika/Mychelle akan berhadapan dengan Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow yang menang 21-18, 16-21 dan 21-15 atas Zachariah Josiahno Sumanti/Shela Devi Aulia.

“Peluang kami tetap sama 50:50, kualitasnya sama. Yang menentukan nanti ya siapa yang siap di lapangan,” ujar Andika.

Hal senada pun diungkapkan oleh Akbar/Winny mengatakan bertemu dengan teman satu pelatnas merupakan gensi lebih besar.

“Beberapa kali juga pernah bertemu mereka, kalau main juga rame. Kami juga harus berusaha lebih sabar,” ucap Winny.

“Kami sering bertemu, peluang ya masih 50:50 juga. Kalau latihan menang kalah, siapa yang siap,” tandas Akbar.