Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

@Rayapos | Jakarta – Wacana becak kembali beroperasi di Jakarta kembali mencuat sejak Pemprov DKI merevisi Perda No. 8 tahun 2007. Jika boleh beroperasi, apakah becak bisa memasuki jalan utama seperti Sudirman dan MH. Thamrin?

“Nanti kita mengatur. Jangan membayangkan becak kembali ke Jalan Thamrin. Itu orang yang hidupnya di tahun 70-80an. Hari ini tidak ada orang pakai becak di jalan utama dan kita tidak berencana untuk membuka ke jalan-jalan utama,” kata Gubernur DKI Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Baca juga:

Harga BBM Naik Disindir Fadli Zon, Begini Tanggapan Timses Jokowi

Guru SMAN 87 Tulis Surat Maaf Khusus ke Jokowi, Begini Isinya

Menurut Anies, kebijakan soal becak ini agar masyarakat di kampung-kampung punya akses transportasi menuju rumah.

“Kita ingin yang besar tumbuh, tapi jangan menggilas yang kecil, jangan menyingkirkan yang kecil. Yang dulu sekarang besar dulunya juga kecil, mereka pun pingin anaknya bisa sekolah, pingin anaknya bisa tumbuh besar,” papar Anies.

“Karena itu saya ingin mengatur sehingga mereka bisa berkegiatan tanpa merugikan ketertiban umum tanpa merugikan kelancaran lalu lintas,” lanjut eks Mendikbud itu.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan revisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Revisi perda dilakukan untuk menampung wacana membolehkan kembali becak di Jakarta.

“Kalau becak kan kita sudah sepakat nunggu perda. Kan revisi perda lagi dikeluarin oleh Biro Hukum sama Satpol PP,” kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Massdes Arouffy, Senin (8/10).

BAGIKAN