Akhir Drama Pembunuhan Sadis Janda Cantik Ini

Pembunuh Diduga Anaknya Sendiri

Ella Nurhayati. Kolase: Rayapos / DWO

@Rayapos | Bandung – Polisi sudah menetapkan tersangka pembunuh Ella Nurhayati (42) yang ditikam 28 tusukan. Namun, dengan berat hati polisi tidak mengumumkan identitas tersangka.

Pembunuhan terjadi di rumah Ella di Kampung Pangragajian, Kayuambon, Lembang, Bandung Barat, pada Selasa (11/3/2018) atau tepat sebulan lalu.

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan penyidik telah menetapkan satu orang tersangka. “Tapi kami tidak mengumumkan identitas tersangka, sebab tersangka dilindungi undang undang,” katanya kepada wartawan, Kamis (11/10/2018).

Tersangka juga tidak ditahan. Sebab, tersangka memenuhi tiga persyaratan untuk tersangka yang tidak ditahan.

Berdasarkan undang undang, seorang tersangka ditahan, sebab dikhawatirkan terjadi tiga hal.

Pertama, dikhawatirkan tersangka melarikan diri. Kedua, dikhawatirkan menghilangkan atau mengubah barang bukti. Ketiga, dikhawatirkan mengulangi perbuatan jahatnya.

Untuk tersangka pembunuh Ella, penyidik menilai, kekhawatiran terhadap tiga hal tersebut tidak ada. Artinya, tersangka tidak bakal melakukan tiga hal tersebut.

Pembunuhnya Orang Terdekat

Seperti diberitakan Rayapos, Ella adalah janda, pegawai bank pemerintah di Bandung. Dia bercerai dengan suaminya, Andi (48) sejak 2012.

Dari hasil pernikahan tersebut, dia melahirkan seorang anak berinisial M, kini usia 14 tahun.

M adalah pelajar SLB (Sekolah Luar Biasa) kelas dua SMP. Sejak orang tuanya bercerai, M ikut ayahnya di Cianjur. Sedangkan Ella tinggal sendirian di rumah, lokasi pembunuhan.

Setiap hari libur sekolah, M selalu diantarkan ayahnya ke rumah Ella. Menginap di rumah Ella, sehari dua hari. Pada hari-hari lain tinggal bersama ayahnya.

Pada Sabtu (8/9/2018) M, seperti biasa diantarkan ayahnya ke rumah Ella. Menginap beberapa hari di sana, sebab saat itu liburan panjang akhir pekan sampai awal pekan.

Pada Minggu (9/9/2018) Ella mengajak jalan-jalan M ke Jakarta. Esoknya, Senin (10/9/2018) mereka menonton bioskop di Bandung, film horor ‘The Nun’.

Selama beberapa hari, rumah tersebut hanya dihuni berdua, ibu-anak ini.

Sehari berikutnya, Selasa (11/9/2018) Ella terbunuh di dalam rumahnya. Di dalam rumah hanya ada Ella dan M.

Pada hari itu sekitar pukul 11.30 dari dalam rumah tersebut terdengar teriakan M. Tetangganya mendengar teriakan tersebut.

Salah seorang tetangga bernama Deni Irawan, kemudian mendatangi rumah Ella. Kondisi rumah awalnya terkunci dari dalam.

Kemudian, M keluar rumah sambil membawa pisau yang berlumuran raha. M berteriak-teriak, namun tidak begitu jelas, apa yang dikatakan.

Menurut pendengaran saksi Deni Irawan saat itu, M berteriak: “Ibu gogog… ibu gogog…” sambil membawa pisau yang berlumuran darah.

Deni masuk dalam rumah, melihat Ella tergeletak bersimbah darah. Deni dibantu para tetangga, melarikan Ella ke rumah sakit terdekat, Namun, Ella sudah meninggal.

Diketahui kemudian, terdapat 28 tikaman senjata tajam di tubuh Ella. Tikaman mematikan menembus jantung.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, pisau dapur yang dibawa M adalah senjata yang mematikan Ella.

Baca Juga:

Alumni 212 dan Eks Pengacara Habib Rizieq Dukung Jokowi, Ini Videonya

Opie Kumis Nikahi Empat Wanita, Mau Tau Apa Rahasia?

Ada JPO Horor di Stasiun Pasar Minggu, Warga Minta Penerangan Lampu

Polisi sangat lama menentukan tersangka kasus ini, Mantan suami Ella, Andi juga diperiksa intensif.

Namun, pemeriksaan lebih intensif ditujukan pada M. Sampai melibatkan psikolog anak, Kresno Mulyadi, akrab dipanggil Kak Kresno.

Menurut Kak Kresno, M adalah anak berkebutuhan khusus, Anak jenis ini memiliki karakter yang khas. Jika emosi, bisa marah meluap-luap.

Akhirnya polisi sudah menentukan tersangkanya. Tapi, tidak diumumkan identitasnya. Sebab, tersangka dilindungi undang undang.

“Yang jelas kami sangat hati-hati sekali karena tersangka ini dilindungi oleh undang-undang. Namun, alhamdulillah tersangka sudah ditetapkan.” kata Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara.

Dari kronologis tersebut, diduga kuat pembunuh Ella adalah M, anaknya sendiri. Sungguh ironis. Sangat memilukan.

Diduga kuat, tidak ada niatan M membunuh ibundanya. Dia anak tunggal. Hanya tinggal berdua dengan ibunya.

Tapi, M tidak bisa disamakan dengan anak-anak lain. Seperti kata Kak Kresno, anak model begini jika emosi, maka bisa membahayakan orang-orang di sekitarnya.

Diduga, karena itu pula, maka polisi tidak menahan tersangka.

AKBP Rusdy mengatakan, segala berkas yang berhubungan dengan perkara akan diserahkan ke kejaksaan secepatnya. “Secepat mungkin akan kami serahkan,” ujarnya.

Nama tersangka bakal terungkap di persidangan nanti. (*)