rayapos.com - pelatih

@Rayapos | Jakarta – Aksi rasisme di dunia sepakbola terjadi kembali di kompetisi Serie A Italia. Terbaru, bek Napoli Kalidou Koulibaly mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan saat membela timnya melawan Inter Milan di penghujung 2018.

Saat itu beberapa oknum fans Inter melontarkan kalimat yang mengandung rasisme. Akibat tindakan tersebut emosi Koulibaly pun akhirnya meninggi.

Setelah melanggar Matteo Politano, Koulibaly memberikan gestur yang kurang menyenangkan kepada wasit. Aksinya itu tentu membuatnya dirinya diusir keluar lapangan dengan kartu merah.

Melihat kasus rasisme ini, pihak federasi sepak bola Italia telah melakukan semampunya untuk memberikan keadilan di Serie A, terutama untuk kasus rasisme.

Namun pelatih Juventus, Massimiliano Allegri melihat hukuman yang diberikan kepada Inter Milan tersebut belum sebanding.

Baca Juga:

Kasus Perkosaan, Polisi Minta Sampel DNA Ronaldo

Dipecat MU, Mourinho Belum Ingin Melatih Kembali

Diisukan Mau Nikah, Rossi: Saya Belum Tahu!

Allegri juga mengkritik otoritas sepakbola Italia dalam menangani kasus tersebut. Menurut dia, penanganan rasisme di Serie A masih payah.

“Rasisme? Semua hal-hal yang biasa telah dibicarakan, tapi kami harus bergerak dan menangkap mereka yang telah berkelakuan buruk,” ungkap Allegri, sebagaimana dilansir laman Football Italia, Sabtu (12/1/2019).

“Jika saya tidak salah dan masih ingat, siapapun yang melempar pisang itu ke Sterling tak lagi boleh masuk ke dalam stadion.”