Kolase Rayapos

@Rayapos | Jakarta – Mantan pemain Arsenal, Nicklas Bendtner dinyatakan bersalah. Ia didakwa atas kasus tindak penganiayaan terhadap seorang sopir taksi di Copenhagen.

Penyerang yang pernah menjadi bagian timnas Denmark ini akan segera menjalani hukuman penjara. Hal tersebut diputuskan Bendtner setelah dirinya tidak meneruskan proses banding atas kasusnya itu.

Kasus penganiayaan ini berawal saat Bendtner dan kekasihnya dilaporkan meninggalkan taksi tanpa membayar. Ia seharusnya membayar senilai 5 Euro, sesuai dengan permintaan sopir. Persoalan ini dikabarkan sebagai pemicu perselisihan keduanya.

Meski sempat melakukan pembelaan, striker yang juga pernah berkostum Juventus tersebut mengakui bahwa dirinya memang menghantam sang sopir hingga mengalami dislokasi dagu.

“Saya merespons (tindakan pukulan) sebagai bentuk pembelaan diri. Saya terkejut, tapi saya memukulnya pada bagian kepala dengan tangan saya,” ungkap Bendtner dalam persidangan, sebagaimana dilansir laman Goal, Kamis (22/11/2018).

“Saya menduga sopir akan melukai saya. Saat kami bersitegang satu sama lain, kami sama-sama mengangkat lengan dan saya memukulnya terlebih dahulu.”

Selain itu, Bendtner juga didenda sebesar 1,500 kroner (£179), dan akan menghabiskan waktunya sebagai pelayan bar, setelah jaksa penuntut kota Copenhagen mengonfirmasi sang pemain tak mengajukan banding.

Striker yang kini membela Rosenborg ini pernah menghabiskan sembilan tahun bersama Arsenal. Namun ia gagal memenangkan satu pun trofi sepanjang karirnya di Emirates Stadium. Selama di The Gunners, Bendtner mengemas 47 gol dari 171 penampilan.