Tsamara Armany

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Anies Baswedan dikritik habis oleh Partai Solidaritas Indonesia. “Pemasangan waring di kali item, menunjukkan beliau tidak siap jadi gubernur,” kata Ketua DPP PSI Tsamara Amany kepada wartawan, Rabu (25/7/2018).

Kritik soal waring (jaring terpal) penutup kali jorok dan bau di Jakarta, benar-benar menghebohkan. Kali ditutup terpal, supaya tidak dilihat peserta Asian Games 2018 yang dua pekan lagi tiba di Jakarta. Karena kali bau tak bisa cepat dibenahi, maka ditutup waring. Ini sudah jadi berita media massa internasional.

Tsamara mengamati dua hal kebijakan Anies di Jakarta. Pertama soal penanaman rumput di depan semua halte bus. Ini juga dalam rangka Asian Games.

Menurut Tamara, aksesibilitas warga naik bus jadi terhalang oleh rumput tersebut.

“Pak Anies ini seperti kebingungan sendiri dalam menghadapi Asian Games. Contohnya halte kok dikasih rumput, bagaimana cara warga naik busnya? Dengan menginjak rumput begitu? Dari sini saja sudah salah kaprah,” kata Tsamara.

Ada lagi pemasangan waring di Kali Item, Kemayoran. Kata Tsamara, itu merupakan upaya terlalu buru-buru.Iitu menunjukkan ketidakseriusan Anies menata Ibu Kota dalam menyambut Asian Games 2018.

“Harusnya sejak dilantik, Pak Anies langsung kerja keras untuk mempersiapkan Asian Games. Jangan seperti sekarang, akhirnya buru-buru dan ambil solusi singkat menutup kali dengan jaring,” ujarnya.

Selain soal persiapan Asian Games, Tsamara juga menyoroti kebijakan Anies mengenai pembangunan di Jakarta. Menurutnya, Anies gagal dalam mengomunikasikan kebijakan yang telah dilakukannya kepada warga. Padahal dia sudah hampir satu tahun memimpin DKI.

“Ini sudah mau satu tahun, lho. Warga Jakarta tidak tahu apa saja program yang sudah Pak Anies lakukan. Padahal Pak Anies selalu menekankan aspek komunikasi, tapi sepertinya Pak Anies gagal mengkomunikasikan arah kebijakannya selama lima tahun ke depan kepada warga Jakarta,” imbuh Tsamara.

Baca Juga:

Bicarakan Koalisi Gerindra-Demokrat, Begini Hasil Pertemuan SBY-Prabowo

Akhirnya Diakui, Pilkada DKI 2017 Picu Trauma Kebencian

Kapitra: Hari Ini Saya Menjadi Cebong, Please Call Me Cebong!

Biaya Waring Rp 580 Juta

Berapa sih, biaya pemasangan waring? “Total pagu anggaran Rp 580.833.000, terbagi tiga segmen,” kata Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/7/2018).

Segmen 1 dan 2 dibangun sepanjang 240 meter dengan anggaran Rp 192.232.000 dan Rp 162.232.000. Sementara segmen 3 dibangun sepanjang 246 meter dengan anggaran Rp 196.369.000.

“Semua menggunakan APBD 2018 dilaksanakan secara swakelola Dinas Sumber Daya Air,” ujar Sandiaga.

Sementara itu, Kepala Dinas SDA Teguh Hendrawan mengatakan pemasangan waring dilakukan untuk mengurangi penguapan. Dengan begitu, dia berharap Kali Item tak lagi mengeluarkan bau tak sedap.

“Warna hitam itu paling tidak untuk menahan supaya serapan panas matahari itu tidak masuk di situ. Jadi akan tertahan di jaring hitamnya itu. Ya, paling nggak kan mengurangi penguapan, jadi tidak berbau,” kata Teguh. (*)