Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (FOTO: Feri Kodri)

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Anies Baswedan menjelaskan, gaji Tim Gubernur untuk Percepatan pembangunan (TGUPP) sudah ikuti aturan. Ia bahkan mengatakan gaji mereka lebih kecil dibanding camat di Jakarta.

“Sebenarnya kalau gaji itu semuanya sudah ada aturannya. Ketua Komite Pencegahan Korupsi itu sama camat saja tinggian camat kalau di Jakarta,” kata Anies di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (5/1/2018).

Baca jugaPemkab Mitra Pastikan Penyaluran Bansos Usai Pilkada 2018

Ia membandingkan gaji Ketua Komite Pencegahan Korupsi DKI Bambang Widjojanto masih kalah jika dibandingkan dengan camat di DKI.

Honorarium TGUPP Gubernur Anies dianggarkan ke dalam APBD 2018 sebesar Rp 19,8 miliar. Ketua TGUPP akan mendapatkan gaji Rp 51,1 juta per bulan. Sedangkan gaji Ketua Bidang TGUPP seperti Bambang Widjojanto akan mendapat gaji Rp 41 juta.

Baca jugaHebat! Iqbaal Ramadhan Terpilih Menjadi Brand Ambassador Ruangguru

Sementara, besaran take home pay pejabat struktural, seperti lurah, camat, dan wali kota di DKI sudah diatur sejak 2015 oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Lurah mendapatkan Rp 33,73 juta, camat Rp 44,28 juta, dan wali kota menerima Rp 75,64 juta.

“Jadi kalau ditanya sama Pak Bambang sama camat di Jakarta, itu kalah Pak Bambang sama camat juga lebih tinggi di sini,” sebutnya.

 

 

BAGIKAN