Ketua Fraksi Nasdem, Bestari Barus (FOTO: Ist)

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Anies Baswedan akan membongkar Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Bundaran HI. Namun Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta menentang rencana tersebut.

Menurut Ketua Fraksi Nasdem, Bestari Barus, sebaiknya rencana itu dikaji ulang. Bestari yang juga ketua komisi bidang pembangunan ini berpendapat bahwa JPO tersebut merupakan salah satu fasilitas vital yang sangat membantu masyarakat untuk menyebrangi jalan Sudirman.

“Perlu dikaji ulang, kalau alasannnya karena menghalangi patung selamat datang, besok – besok orang minta rel yang di Medan Merdeka Utara dicopot juga karena menghalangi pemandangan ke Monas,” kata Bestari saat dihubungi Senin (23/7/2018).

Baca juga:

Napi Sukamiskin Bisa Pilih Kamar Rp 200 Juta – Rp 500 Juta

Dikritik DFB, Mesut Ozil Pensiun dari Timnas Jerman

Daripada membuang-buang anggaran untuk mencopot JPO tersebut, Bestari menyarankan agar Anies menata ulang JPO tersebut agar lebih artistik dan menarik dalam rangka menyambut Asian Games 2018 ini.

“Lebih baik di tata baik aja, dibuat dia artisitik kan lebih bagus, jadi JPO ini jadi satu view baru lagi. Tapi kalau dia enggak mampu tata JPO itu maka ini menjadi halangan,” kata dia.

Sebelumnya Gubernur Anies Baswedan berencana membongkar JPO tersebut lantaran ingin patung selamat datang di bundaran HI bisa terlihat jelas.

Selain itu Anies ingin kembali mengangkat sejarah patung selamat datang yang sengaja dibangun pada tahun 1962 untuk menyambut peserta Asian Games kala itu.

“Patung Selamat datang itu dulu dibangun untuk mengucapkan selamat datang kepada para peserta Asian Games tahun 1962 sekarang dengan JPO nanti diturunkan semua orang yang lewat dari Jalan Thamrin ke arah Sudirman akan bisa melihat patung ini juga seperti semula,” jelas Anies.

BAGIKAN