Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat pidato merekasmikan rivitalisasi Lapangan Banteng, Rabu (25/7/2018) malam. Foto: Capture Youtube

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Anies Baswedan disoraki pendukung Ahok. Itu terjadi saat Anies berpidato di panggung pada peresmian Lapangan Banteng, Rabu (25/7/2018) tadi malam. Belum pernah terjadi ada Gubernur DKI pidato dipotong warga seperti itu.

Itu terjadi ketika Anies berpidato dalam peresmian revitalisasi Lapangan Banteng.

“Yang merancang dan menyiapkan grand desain Lapangan Banteng dari nol,” kata Anies di video unggahan akun Instagram @irenna09.

Ini videonya:

Belum selesai Anies bicara, sejumlah massa di Lapangan Banteng lantas berteriak:

“Siapa yang bilang ? woy Ahok woy, Ahok yang ngerancang….”

Pak Ahok yang merancang, semua Ahok.” kata sahut yang lain. Ada suara pria maupun wanita di video.

Meski disoraki, Anies tetap melanjutkan pidatonya.

“Alhamdulillah, semua proses telah berjalan dengan baik dan kita sama-sama pada malam hari ini meyaksikan Lapangan Banteng sebagai lapangan yang…” kata Anies.

Saat peresmian revitalisasi Lapangan Banteng memang ada sejumlah massa yang berkumpul dengan mengenakan baju kemeja kotak-kotak. Mereka berkumpul di tribun atas sebelah kiri.

Baca Juga:

Pemerkosa Mahasiswi Indonesia di Belanda Tertangkap

Promotor Wanita Ini Siap Gelar Berbagai Kejuaraan Tinju

Setya Novanto Huni Sel Palsu di Lapas Sukamiskin

Sejak acara dimulai, massa tersebut memang sudah menyerukan nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Pak Ahok! Kangen Pak Ahok!” kata seorang pendukung.

Di acara itu, ketika Jakarta Concert Orchestra dan The Resonanz Children’s Choir membawakan lagu “Anak Kambing Saya”, kelompok berkemeja kotak-kotak turut bersorak sorai dan mengganti liriknya.

“Mana di mana… Bapak Ahok saya, Bapak Ahok saya ada di Mako Brimob…,” lantun mereka.

Menurut Ida Rosa, salah satu pendukung Ahok, memang sengaja datang ke lapangan Banteng untuk menyaksikan hasil kerja dari Ahok.

“Pertama memang kita mau nyaksiin. Ini semua inisiatif kita sendiri enggak ada dorongan dari siapa-siapa, pribadi, terutama saya juga pribadi. Kita nyaksiin hasil kerjanya Pak Ahok. Ini hasil kerjanya Pak Ahok, grand designernya Pak Ahok,” kata Ida seperti dikutip dari Tribun Jakarta.

Soal kedatangan pendukung Ahok, Anies Baswedan mengatakan itu merupakan hak sebagai warga Jakarta.

“Oh, setiap warga memiliki hak yang sama untuk menikmati tempat ini,” kata Anies di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu malam seperti dikutip dari Kompas.com.

Anies berharap Lapangan Banteng dapat menjadi tempat interaksi warga dengan berbagai perbedaan.

“Mudah-mudahan tempat ini jadi interaksi semua dengan latar belakang apa pun, pandangan apa pun,” ujarnya.

Melansir Kompas.com, Proyek revitalisasi Lapangan Banteng dimulai pada Maret 2017 oleh Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.

Proyek itu sendiri didanai oleh dana corporate social responsibility (CSR) dan kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB) sejumlah perusahaan.

Untuk pembangunan lapangan, Pemprov DKI menerima CSR dari PT Rekso Nasional Food.

Sementara pembangunan pagar akan dilakukan dengan KLB. (*)

BAGIKAN