Pebulutangkis Rehan Naufal Kusharjanto

@Rayapos | Tangerang – Rehan Naufal Kusharjanto mengaku kekalahan yang didapatnya di Asian Junior Championship kali ini membuatnya kecewa. Padahal dalam laga perempat final ini, dia sempat memimpin jalannya pertandingan.

“Tadi saya sama Fadia mainnya masih kurang tenang. Ya karena beban juga soalnya tahun kemarin bisa juara disini. Mempertahankan gelar itu jadi kayak takut kalah,” ucap Rehan di Jaya Raya Sporhall Training Center, Tangerang, Jumat (10/7/2018).

Sangat disayangkan, padahal pada pertandingan ini dia berhasil membungkam lawannya pada set pertama. Namun ketika set kedua berlanjut, performanya mulai menurun.

“Lawannya mulai memegang permainan jadi Fadianya juga mulai takut-takut sendiri di bagian depan jadi error sendiri. Bahkan saya juga gitu, bagian belakang ingin buru-buru matiin,” ungkapnya.

Baca Juga:

Neymar Yakin Buffon Masih Tangguh

Asian Junior Championship: Rehan/Siti Gagal ke Semifinal

“Kesalahan saya dan Fadia ya gitu, buru-buru ingin matiin lawan. Jadinya kami berdua kebawa nafsu. Coach sendiri bilang kami masih tegang, mainnya sih sudah lumayan, tapi kurang lepas,” sambungnya.

Rehan menambahkan, dukungan suporter yang didapatnya saat pertandingan tadi tidak membuat dirinya menjadi panik. Dia justru merasa bersemangat. Namun di lain sisi membuatnya menjadi makin bernafsu untuk cepat-cepat mengalahkan lawan.

Perlu diketahui, Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti terpaksa harus menelan pil pahit dalam laga perempat final Badminton Asian Junior Championship. Ia ditaklukan pasangan Korea, Chan Wang/Na Eun Jeong dengan skor 21-16, 16-21, dan 18-21.