Ketua KPK Agus Raharjo. Foto: Dok Rayapos

@Rayapos | Jakarta – KPK akan mengungkap kasus besar. Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan tengah menyelidiki kasus besar itu. Dia kini menyiapkan dua alat bukti yang cukup.

“Di samping OTT, penindakan, kami memang pengembangan kasus. Ada kasus-kasus besar yang sedang berjalan, kami tidak perlu melaporkan tapi kalau sudah final, sudah masuk ke penyidikan, akan kami laporkan,” kata Agus saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/7).

Usai rapat, Agus tetap enggan memerinci kasusnya. Pihaknya tetap mengedepankan penemuan alat bukti sebelum memulai penyidikan.

“Selama itu belum kuat sekali temuan kita, tadi alat bukti, kita tidak akan menyampaikan itu,” ucap Agus.

Ditegaskan, kasus-kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Dia enggan memerinci kasus yang dimaksud.

“Ya, itu kan, aku jangan, aku…. Ya… ada penyelidikan, penyelidikan itu kalau sudah ketemu dua alat bukti kemudian menjadi penyidikan. Sekarang masih penyelidikan,” ucap Agus.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah sendiri belum mau berkomentar terkait pernyataan Agus. Alhasil kasus besar yang dimaksud Agus pun masih misteri. Tinggal menunggu sepak terjang KPK untuk membongkar kasus tersebut.

Baca Juga:

Barang Lelangan KPK

KPK segera melelang barang rampasan korupsi. Lelang digelar Rabu (25/7/2018) lusa.

“Terkait agenda lelang barang sitaan dan rampasan dari hasil tindak pidana korupsi pada 25 Juli 2018 mendatang, KPK mengingatkan kepada peserta lelang yang berminat jangan lupa untuk membuat akun yang telah terverifikasi pada website www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (23/7/2018).

Pembuatan akun bisa dilakukan hingga Selasa (24/7) pukul 23.30 WIB besok. Ada 23 lot atau paket yang bakal dilelang.

Ada 23 paket yang akan dilelang. Cek di https://www.djkn.kemenkeu.go.id/lelang/ atau bit.ly/2m9UXib. Proses lelang akan diselenggarakan dengan cara e-conventional auction atau dikenal sebagai lelang yang diselenggarakan dengan kehadiran peserta,” ujarnya.

“Peserta lelang yang telah menyetorkan uang jaminan diwajibkan melakukan registrasi ulang pada tanggal acara lelang berlangsung, mulai pukul 10.00 sampai 11.00 WIB di Gedung Merah-Putih KPK, tepatnya di ruang serbaguna, Gedung Penunjang di Jalan Kuningan Persada, Kaveling 4, Jakarta Selatan,” sambung Febri

Barang-barang yang bakal dilelang antara lain:

– Kain kiswah dari kasus yang menjerat mantan Menteri Agama Suryadharma Ali. KPK menawarkannya dengan nilai minimal Rp 22.500.000.

– Cincin perak bermata berlian 1,2 karat yang dulu milik eks Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian. Cincin itu ditawarkan Rp 99.610.00.

– Tas kulit berwarna cokelat merek Coach New York, yang ditawarkan dengan harga minimal Rp 1.314.000. Tas tersebut sebelumnya milik Mochamad Basuki dan R Rahman Agung.

– Sejumlah paket telepon seluler (ponsel) yang akan dilelang dengan berbagai tipe dan variasi. Ada iPhone 6, BlackBerry, Samsung, Nokia, dan DVR milik Saipul Jamil. Paket barang elektronik tersebut ditawarkan seharga Rp 7.217.000.

– Mercedes-Benz S S 350 CGI AT (CKD) tahun 2013 milik Akil Mochtar. Mobil bernomor polisi B-1176-SAI ini punya nilai limit lelang Rp 601.885.000.

– Toyota Crown 2.5 Athlete G A/T tahun 2013 berwarna hitam milik Akil Mochtar. Mobil bernomor polisi B-1614-SCZ ini punya nilai limit lelang Rp 941.650.000.

– Mercedes Benz GL 400 AT (X166) CKD model Jeep L.C.HDTP, tahun pembuatan 2014 dengan nomor polisi B-8400-GK milik Yan Anton Ferdian. Harga terendah Rp 711.000.000.

– 7 tanah dan bangunan di sejumlah lokasi di Jakarta yang ditawarkan dalam lelang. (*)

BAGIKAN