Foto diperagakan model

@Rayapos | Jakarta – Bagi setiap wanita berpendapat sepatu hak tinggi atau heels bisa menunjang penampilan wanita jadi lebih menarik, menawan dan anggun. Bahkan sepatu jenis ini juga bisa membuat seorang wanita terlihat makin jenjang dan terlihat seksi.

Namun tahukah kamu, memakai sepatu heels terlalu lama bisa sangat berbahaya bagi tubuh dan kesehatan. Berikut dampak negatif dari pemakaian high heels yang terlalu lama.

Sebagaimana dilansir laman Stylecraze, Sabtu (20/10/2018), para ahli dari American Academy of Orthopaedic Surgeons menyebutkan jika bahaya dari heels tidak hanya terjadi di kaki tetapi juga tubuh secara keseluruhan. Berikut beberapa resikonya:

1. Bunions atau benjolan abnormal tulang di pangkal jempol kaki
Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, penyakit ini seringkali terjadi pada wanita dan disebabkan karena sepatu yang sempit dan berhak tinggi. Bunions menimbulkan rasa luar biasa sakit pada penderitanya dan hanya bisa diobati melalui operasi.

Baca Juga:

Tips Latih Anak Terbiasa Bangun Pagi

Buah Mangga Bantu Proses Pencernaan Serta Mencegah Penuaan Dini

Berhubungan Intim Terlalu Sering Berbahaya Lho..

2. Nyeri pada kaki
Saat berjalan kaki menjadi tumpuan dari seluruh berat tubuh, dan dengan mengenakan high heels maka beban yang diberikan kepada kaki menjadi tujuh kali lebih besar dibandingkan dengan menggunakan sepatu flat.

Menurut ahli penyakit kaki Dr. Greene, memakai high heels dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki dan dapat memicu penyakit neuroma yang mengganggu sistem jaringan saraf di kaki.

3. Nyeri otot dan sendi
Menurut Dr. Greene, tubuh manusia tidak cocok untuk mengenakan high heels setiap hari karena ketinggian sepatu tersebut dapat menyebabkan tegangnya otot pada betis. Selain berdampak otot kaki, itu dapat menyebabkan nyeri tulang belakang, leher, dan bahu.

4. Osteoarthritis
Pada saat berjalan, lutut bekerja lebih keras. Wanita yang memiliki berat badan berlebih rawan terkena osteoarthritis, yaitu munculnya tulang muda baru. Tulang rawan pada persendian lutut rusak akibat terlalu sering bergesekan dan menopang beban yang berat.