Menteri KKP Susi Pudjiastuti ikut Garuda Kartini Flight (Foto: Twitter/@susipudjiastuti)

Rayapos | Jakarta – Menandai peringatan Hari Kartini 2018, PT Garuda Indonesia kembali mengadakan penerbangan khusus “Garuda Kartini Flight”. Pada momen ini semua petugas yang bertugas dari pilot, co pilot, kru kabin, staf teknik, dan navigasi adalah perempuan.

“Garuda Kartini Flight” tahun ini terasa lebih semarak dengan kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Mengenakan busana kebaya lengkap, Susi Pudjiastuti tak hanya ikut dalam “Garuda Kartini Flight” saja, tetapi, ia juga memberikan “sepcial announcement” kepada seluruh penumpang sebelum pesawat lepas landas.

Layaknya seorang pramugari profesional, pengusaha maskapai penerbangan Susi Air itu, terlihat terampil saat menyambut para penumpang GA 204 tujuan Yogyakarta tersebut.

Penerbangan khusus Hari Kartini ini diberangkatkan pada pukul 08.00 WIB dengan rute Jakarta-Yogyakarta dengan kode penerbangan GA 204 dipimpin Kapten pilot Ida Fiqriah dan Flight Officer Melinda.

Penerbangan khusus “Garuda Kartini Flight” ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar untuk memberikan semangat dan kesempatan kepada ‘Kartini-Kartini” masa kini agar tetap  berperan serta dalam karya nyata.

Selain Susi Pujiasturi, turut dalam penerbangan khusus itu dua direksi perempuan Garuda Indonesia, masing-masing Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum, Sari Suharso dan Direktur Niaga Domestik, Nina Sulistyowati beserta beberapa direksi wanita BUMN lainnya juga ikut dalam penerbangan tersebut.

Baca juga: 

Grup Garuda Indonesia saat ini telah memiliki lebih dari 4.500 karyawan perempuan yang terdiri dari petugas lapangan, teknisi pesawat, co-pilot, kapten pilot hingga profesi lainnya. Perempuan yang bekerja sebagai pilot sendiri mencapai 29 pilot perempuan di Garuda Indonesia.

Selain itu, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kartini Flight tersebut, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Garuda Indonesia juga memberikan bantuan perlengkapan membatik untuk masyarakat di Sleman Yogyakarta serta bantuan berupa perlengkapan alat tangkap ikan untuk nelayan di pesisir Yogyakarta.