Balita yang tewas di dalam mobil (FOTO: RAYAPOS/ANDREW TITO)

@Rayapos | Jakarta – R, balita berusia 3,5 tahun tewas di dalam mobil parkir di area Apartemen Pluit Sea View, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Balita laki-laki itu diduga tewas karena kehabisan oksigen.

Kanitreskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustaqim menerangkan, korban pertama kali ditemukan oleh pemilik mobil, yakni Afandi (26).

Saat itu dia baru akan menggunakan mobilnya tersebut. Namun, saat masuk ke dalam mobil dan akan meletakkan tas di bangku belakang melihat korban tersebut.

“Saat itu korban ditemukan sudah meninggal dengan posisi tengkurap di bangku belakang. Kemudian langsung dilaporkan ke polisi,” ujar Mustaq dikonfirmasi, Selasa (23/10/2018).

Baca juga:

Diejek “Awas… Gajah Datang”, Pelaku Membantai Muhajir Sekeluarga

Sadis, Ibu Kandung Bakar Anaknya Berusia 10 Tahun Sampai Mati

Menurut keterangan pemilik mobil, lanjut Mustaqim, mobilnya terakhir kali dipakai oleh kakak iparnya bernama Ruslan setelah dipinjam. Namun, kakak iparnya tersebut sudah mengembalikan mobilnya tersebut pada Minggu (21/10/2018) sekitar pukul 13.00.

“Saat itu mobilnya itu dikembalikan kepada adiknya dan adiknya itu kemudian sempat membawa mobil itu juga. Nah mungkin setelah itu adiknya ini lupa mengunci atau bagaimana,” ujarnya.

Diduga, saat itu korban tengah bermain di sekitar mobil yang kemudian juga membuka pintu mobil lalu masuk.

Namun, saat masuk tersebut diduga korban metekan tombol pintu kunci otomotis sehingga membuat pintu mobil tersebut terkunci. Namun sayangnya korban tak dapat membukanya lagi.

“Korban bekasnya sempat berusaha membuka mobil itu. Dia sempat melepas spion depan untuk mengetuk pintu mobil tapi tidak berhasil,” ujarnya.

Diduga karena terlalu lama di dalam mobil, korban pun akhinya kehabisan oksigen dan meninggal dunia.

Sebelum ditemukan meninggal itu, korban sempat dicari oleh keluarga dan warga sekitar sejak Jumat malam. Namun, tak juga ditemukan sebelum akhinya ditemukan oleh pemilik mobil tersebut.

“Jenazah korban sempat dibawa ke RSCM untuk diotopsi sebelum akhinya dimakamkan oleh keluarga,” ujarnya.