(FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin membenarkan adanya satu korban meninggal usai menghadiri reuni akbar 212 di Monas, Minggu (2/2/2018).

“Sudah mendengar kabar, kami melayat kesana (semua) dan ketum PA 212 pun sudah melayat sore tadi jam 15.00, khusus saya sebagai ketua media center persaudaraan alumni 212 mengucapkan turut berduka cita yang mendalam,” kata Novel saat dihubungi Rayapos Minggu malam (2/12/2018).

Baca juga:

Peserta Reuni 212 Meninggal, Dapat Santunan dari Anies Baswedan

Ini Alasan Sandiaga Tak Hadiri Reuni Akbar 212

Dikatakan Novel, peserta reuni 212 yang wafat siang tadi, masuk dalam katagori Min Khoir atau ahli kebaikan. Sebab diketahui korban bernama Niko Idris meninggal dengan kalimat tauhid yang masih ‘menempel’ dibagian kepalanya.

Bahkan mantan Sekjen FPI DKI Jakarta ini menyebut, jika korban yang meninggal adalah syuhada atau mati syahid.

“Masya Allah beliau syuhada, wafat ketika masih menempel dikepalanya kalimat tauhid, beliau ahlil heir dan beliau Inshaa Allah syuhada reuni akbar mujahid 212 dan benar-benar mujahid 212 yang kami serukan peserta reuni adalah mujahid dan mujahidah,” pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan, ada satu korban meninggal usai menghadiri reuni akbar 212 siang tadi. Dia adalah Niko Idris, yang merupakan ketua RW 08 Jalan Kebon Pala, Jakarta Timur.

Niko diduga meninggal karena kelelahan saat hendak pulang kerumah. Dari informasi yang dihimpun Rayapos, korban sempat pingsan saat berjalan meninggalkan lokasi reuni akbar, hingga diamankan peserta aksi lainnya menuju kampus YAI, Salemba Jakarta Timur.

Namun sesampainya disana Idris sapaan akrabnya malah menghembuskan nafas terakhir. Niko Idris meninggalkan satu orang Istri dan dua orang anak.

BAGIKAN