Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono

@Rayapos | Jakarta – Keinginan orang Betawi agar Pemprov DKI Jakarta punya dua orang Wakil Gubernur (Wagub) didengar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Sumarsono menjawab hal itu.

Dikatakan Sumarsono, hal itu tidaklah mungkin terjadi, apalagi jika wagub DKI di isi oleh dua orang. Sebab, berdasarkan undang-undanh wagub DKI Jakarta harus satu orang.

“Saya kira untuk saat ini tidak mungkin usulan dua Wagub di DKI diakomodir, sebab amanah Undang-undang Wagub itu satu orang,” ujar Sumarsono saat dihubungi Rabu (14/11/2018).

Baca juga:

LSI Kembali Survei Elektabilitas Capres-Cawapres, Hasilnya Mengejutkan

Gambar Porno Grace Natalie, PSI Laporkan Akun Sosmed Penyebarnya

Namun sayangnya, mantan Plt Gubernur DKI Jakarta ini tidak menjelaskan secara rinci aturan yang menyebutkan jika usulan dua wagub di Jakarta tidak akan pernah bisa terealisasi bedasarkan undang-undang.

Dia menyarankan agar hal itu ditanyakan kepada pihak Bamus yang mengusulkan adanya dua wagub di DKI Jakarta.

“Tanya dong ke yang usul, Bamus Betawi,” ungkap pria yang akrab disapa Soni ini.

Diketahui usulan ini datangnya dari anggota Zainuddin atas nama Majelis Adat Bamus Betawi. Hal ini diusulkan lantaran adanya perebutan soal Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta antara PKS dan Gerindra.

Rupanya polemik tersebut, tidak luput dari perhatian masyarakat Betawi yang notabane sebagai masyarakat inti Jakarta.

Untuk menengahi polemik soal Wagub DKI ini, orang Betawi pun mengusulkan kalau Jakarta sebagai Ibukota negara harusnya memiliki dua Wagub.

Anggota Majelis Adat Bamus Betawi Zainnudin, berpendapat sesuai Undang-undang (UU) sebetulnya memungkinkan Wagub di Jakarta lebih dari satu orang mengingat kapasitas jumlah penduduk dan kompleksitas permasalahan yang membebani ibukota.

BAGIKAN