Bandara Internasional Silangit Semakin Siap Sambut Wisatawan

@Rayapos.com | Tapanuli Utara: Bandara Internasional Silangit di Siborong-Borong, Tapanuli Utara, terus berbenah menjadi pintu gerbang bagi para wisatawan yang hendak berwisata ke Danau Toba, Sumatera Utara.

Setelah bulan lalu ditetapkan menjadi Bandara Internasional, hari ini, Presiden Jokowi meresmikan fasilitas bandara tersebut berupa terminal seluas 3.000 meter persegi.

Sebagai pintu gerbang pariwisata di salah satu destinasi di Sumatera Utara, Bandara Silangit yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, terus berbenah dengan melakukan renovasi sejak satu tahun terakhir.

Bandara Silangit telah dibangun pada masa penjajahan Jepang. Pada tahun 1995, pembangunan pun kembali dilanjutkan melalui penambahan landas pacu dari 900 meter menjadi 1.400 meter.

Dibangun secara bertahap, operasional Bandara Silangit pun diresmikan oleh Presiden SBY sejak Maret 2005.

Di era itu, Bandara Silangit telah memiliki runway sepanjang 2.400 m x 30 m.

Di tahun 2011, Bandara Silangit pun telah digunakan oleh para traveler yang ingin liburan ke Danau Toba dan sekitarnya.

Pada akhir tahun 2012, kepemilikan bandara berpindah tangan dari Pemerintah melalui Kemenhub ke PT Angkasa Pura II.

Di bawah APII infrastruktur dan fasilitas Bandara Silangit dikebut, khususnya selama setahun belakangan di era Jokowi.

Pada akhir Oktober (28/10) Bandara Silangit diresmikan jadi Bandara Internasional. Ini ditandai dengan terbang perdana Garuda Indonesia dari Singapura ke Silangit.

Langkah Garuda Indonesia untuk masuk ke Bandara Silangit pun juga diikuti oleh sejumlah maskapai lain seperti Sriwijaya Air, Citilink, Wings Air dan Susi Air. Rute penerbangannya pun bervariasi dari Bandara Kualanamu hingga Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma.

Bandara Silangit memiliki luas 82 hektar dengan panjang landas pacu 2.650 x 30 m dan Apron 150 x 80 m2. Setelah diperluas, terminal yang semula memiliki luas 650 m2 dengan kapasitas 36 ribu orang per tahun, kini menjadi 3000 meter persegi.

Baca juga :  Presiden Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

Untuk lebih menambah kapasitas, Presiden Jokowi minta agar landas pacu yang kini telah diperpanjang menjadi 2.650 meter itu bisa diperpanjang lagi menjadi 3.000 meter. Tujuannya, agar pesawat berbadan lebar bisa landing dan take off dari bandara tersebut. Dengan demikian, bandara Internasional Silangit nantinya siap menyambut wisawatan dalam jumlah yang lebih banyak lagi.

Sebagai informasi, pemeritah menargetkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba mencapai angka 1 juta wisatawan pada tahun 2019 mendatang. Target itu cukup besar mengingat hingga 2016 saja tercatat hanya ada 250.000 turis yang mengunjungi kawasan danau tekto-vulkanik berukuran panjang 100 kilometer tersebut.

Comments

comments