Bek Manchester United, Matteo Darmian

@Rayapos | Jakarta – Meski cukup lama menjadi bagian dari Manchester United, Matteo Darmian ternyata menyimpan kerinduan untuk bermain di kompetisi Serie A Italia. Darmian adalah satu-satunya pemain MU yang berasal dari Negeri Pizza.

Sejak tahun 2015, Darmian berlabuh di Old Trafford. Pemain sayap berusia 29 tahun ini didatangkan dari Torino. Saat itu, ia merapat ke Setan Merah dengan banderol cukup besar senilai 18 juta euro.

Sayangnya, Darmian gagal menunjukkan penampilan apiknya selama membela MU. Meski The Red Devils telah beberapa kali berganti pelatih, namun ia tetap saja tidak menjadi pilihan utama. Selama empat musim, ia baru mengoleksi 88 kali penampilan.

Baca Juga:

Bungkam Boca Juniors, River Plate Juara Copa Libertadores 2018

Persija Juara Berkat Dua Gol Marko Simic

Dovizioso Tanggapi Kegagalan Yamaha Musim Lalu

Tak berkembangnya Darmian kemudian memunculkan rumor kepindahannya pada setiap bursa transfer. Ia disebutkan akan segera pulang ke Italia. Juventus, Inter Milan, Napoli, dan Roma disebut-sebut sebagai klub labuhan selanjutnya.

“Saya ingin berkata, bahwa saya sangat merindukan Serie A dan Italia sekarang,” ujar Darmian, sebagaimana dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Senin (10/12/2018).

Namun kerinduannya itu tidak mengurangi sedikitpun rasa bangganya bisa membela Manchester United. Walau begitu, ia tidak bisa menampik bahwa dirinya ingin kembali ke Italia dalam waktu dekat, atau paling tidak bisa tampil bersama Timnas.

“Saya tahu saya sedang berada di salah satu klub terbaik dunia, dan saya sangat bangga bisa membela Manchester United, tetapi saya merindukan Italia. Saya cinta negara saya,” tuturnya.

“Kembali bermain untuk Italia adalah target saya. Roberto Mancini belum menghubungi saya, tetapi harapannya dia akan melakukannya di masa yang akan datang.”

Pada musim panas kemarin, Darmian sebenarnya dikabarkan sudah sangat dekat dengan Juventus dan Napoli. Sayangnya, Mourinho berusaha mati-matian untuk mempertahankan dirinya lantaran badai cedera yang sempat menghantam MU di sektor pertahanan.