Syafrudin, pemilik rumah

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Basedan berencana mengaudit hunian di lokasi longsor di Kalisari, Pasar Rebo Jakarta Timur kemarin (26/11/2018). Anies menduga bangunan itu belum memiliki IMB.

Lahan tersebut kata Anies, sebelumnya merupakan ruang terbuka hijau di kawasan Cijantung-Kali Sari.

Baca juga:

Viral, Situs KTP Prabowo Ajak Pendukung Unggah Identitas

Dor, Polisi Pekanbaru Tembak Penjambret Sadis

Menanggapi hal ini, Syafrudin, pemilik rumah yang terdampak longsor mengaku telah memiliki IMB dan sertifikat. Apalagi rumah tersebut dibelinya dalam bentuk kavling.

“(IMB) Ada. Saya belinya 2008. Saya kan udah beli jadi. Jadi saya ini udah ada bangunan. Sertifikat ada,” kata Syarifudin saat ditemui dilokasi, Selasa (27/11/2018).

Meski begitu, ia tidak bisa berbuat banyak bila hunian yang dia beli pada 2008 lalu itu harus dibongkar oleh Pemprov DKI.

Ketua RT ketua RT 05 RW 07 di komplek Pesona Kalisari ini mengaku dirinya akan mengikuti semua kebijakan Anies sekalipun rumahnya harus dibongkar.

“Saya ikut kebijakan ini aja lah, yang terbaik Pak Anies,” katanya.

Untuk diketahui akibat longsor ini rumah Syarifudin mengalami kerusak di bagian garasi. Jalan di depan rumah ambles dengan tembok pembatas.

Walau merugi, Syarifudin bersyukur tidak ada korban jiwa dan akan mengikuti kebijakan Pemprov DKI ke depan.

“Nggak masalah, insya Allah itu yang terbaik, rezeki ada aja,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui Anies mengaku bakal mengaudit semua hunian di lokasi longsor di Kavling Pesona Kalisari RT 004/005, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Bila hunian itu beresiko terdampak Anies berencana untuk membongkar bangunan – bangunn yang diklaimnya tak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) itu.

“Akan kita review akan kita audit semuanya jika tempat ini adalah tempat beresiko maka bangunan itu harus di bongkar, kalau tidak malah beresiko,” kata Anies saat meninjau lokasi longsor di Kavling Pesona Kalisari RT 004/005, Pasar Rebo, Jakarta Timur Senin (27/11).

BAGIKAN