Barongsai Kong Ha Hong saat tampil di Pondok Indah Mal, Senin (4/2/2019) siang). Foto: Andrew Tito

@Rayapos | Jakarta – Menyambut Imlek, Barongsai kenamaan dunia, Kong Ha Hong, tampil keliling di mal-mal di Jakarta. Senin (4/2/2019) hari ini sampai tengah malam di Pondok Indah Mal.

Kong Ha Hong adalah Barongsai terbaik dunia asal Indonesia. Nama lengkapnya Kong Ha Hong, Lion Dance Troupe

Kelompok ini sudah empat kali mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

Seperti dilansir dalam situsnya www.theinigo.com, kelompok Barongsai ini telah memiliki segudang prestasi dalam 20 tahun terakhir.

Mereka terus rutin berlatih dan aktif dalam berbagai kejuaraan dunia, prestasi demi prestasi baik dalam kejuaraan bertingkat nasional maupun dunia terus diraih oleh tim barongsai marga Huang Kong Hu.

Adapun prestasi tingkat dunia yang sudah diraih hingga tahun 2017 adalah sebagai berikut:

– HBT Open, Padang Indonesia 2003 (Peringkat 3)

– Genting World Lion Dance Championship 2006, Malaysia (Peringkat 7)

– Genting World Lion Dance Championship 2007, Malaysia (Peringkat 5)

– Asean Cup, BSD Indonesia 2007 (Peringkat 2)

– Guang Zhao Open 2009, Guang Zhao China (juara dunia)

– Putian Open, Putien China 2013 (Peringkat 2)

– Living World International Championship 2014, Tangerang Indonesia (juara dunia)

– Genting World Lion Dance Championship 2014, Malaysia (Peringkat 3)

– Beijing Open 2015, Beijing China (juara dunia)

– 4th Whole Country Southern Lion Dance Open Tournament 2016, Shenzen China 2016 (Peringkat 3)

– 12th Genting World Lion Dance Championship 2016, Genting Malaysia (Peringkat 2)

– Living World International All Star Lion Dance Championship 2017, Tangerang Indonesia (JUARA DUNIA)

– Walikota Cup IX 2017, Surabaya, Indonesa (Peringkat 2)

– 6th World Dragon and Lion Dance Championship 2017, Shanghai, China (Peringkat 3)

– Jiangdu “Jiangsu Huahun Cup” International Dragon and Lion Invitational Competition 2017, Yangzhou, China (Peringkat 2)

– 13th Huang Fei Hung Cup 2017, Foshan, China (Peringkat 2)

– Kaohsiung International Lion Dance Competition 2017, Kaohsiung, Taiwan (Peringkat 4)

Sedangkan prestasi tingkat nasional yang sudah diraih hingga akhir tahun 2018 adalah sebagai berikut:

– Kejurda Provinsi Jawa Tengah 2017, Solo, Indonesia (juara nasional)

– Kejurda DKI Jakarta 2018, Jakarta, Indonesia (juara DKI)

– Kejurnas Barongsai FOBI 2018, Padang, Indonesia (juara nasional)

Baca Juga:

Tandang ke Home United, Persija Lupakan Hasil Tahun Lalu

Benarkah Rusia Ikut Campuri Pemilu di Indonesia? Begini Klarifikasinya

Sejarah Kong Ha Hong

Sejarah berdirinya Kong Ha Hong, Lion Dance Troupe, demikian:

Yayasan sosial Kong Ha Hong adalah sebuah yayasan sosial yang beranggotakan siapapun yang bermarga Huang (Kuning) Kong Hu.

Huang itu sendiri memiliki arti secara harafiah adalah kuning, yang mungkin sudah dikenal orang lewat Huang Ho (Sungai Kuning).

Di dunia perfilman dikenalkan melalui film-film Jet Li, yaitu Kungfu Master dengan karakter utama Huang Fei Hung.

Huang Fei Hung adalah seorang guru besar yang sampai sekarang masih dikenang dan dihormati oleh marga huang di seluruh dunia.

Hasil karya dan dampaknya masih dapat dirasakan hingga masa sekarang ini, terutama setelah dibuatkan film kungfu master.

Sedangkan Kong Hu adalah nama sebuah daerah di Tiongkok.

Hampir sama seperti di Indonesia yang memiliki banyak sekali daerah seperti Jawa maupun Sunda, maka Tiongkok pun memiliki daerah-daerah, seperti Tio Chiu, Khe maupun Kong Hu sendiri.

Pada awal berdirinya Yayasan Sosial Kong Ha Hong hanyalah sebuah yayasan sosial yang bergerak di bidang kemanusiaan dan kematian.

Mereka mengurus anggota-anggota mereka yang sudah meninggal dunia, mulai dari peti mati, tanah penguburan hingga prosesi penguburannya.

Namun bersamaan dengan berjalannya waktu, yayasan sosial Kong Ha Hong berkembang dan terus menerus bertambah anggotanya

Berdirinya Barongsai Kong Ha Hong pada dasarnya adalah sebuah keinginan kuat dari beberapa pengurus yayasan sosial Kong Ha Hong yang memang sudah menggemari Barongsai semenjak masih kecil.

Bahkan beberapa dari mereka melewati masa kecilnya dengan belajar Barongsai.

Hanya saja semenjak tahun 1965, ketika Barongsai sudah tidak diperbolehkan lagi untuk tampil di Indonesia.

Sejak itu pula mereka harus menguburkan keinginan mereka dalam-dalam.

di Era Reformasi, Barongsai diperbolehkan kembali. Maka mereka langsung berkumpul kembali dan mulai merangkai kembali impian masa kecil mereka.

Dimulai dengan hanya beberapa orang saja, mereka mulai memberanikan diri untuk memesan Barongsai dari Fushan, China, langsung dari tanah kelahiran leluhur dan pahlawan mereka yaitu tanah kelahiran dari Huang Fei Hung.

Dimulai dengan berlatih pukulan-pukulan tambur, simbal dan gong.

Beberapa dari mereka mencoba untuk mengingat-ingat kembali semua yang pernah mereka pelajari sewaktu kecil.

Selain itu mereka juga mencoba untuk mengumpulkan generasi mudanya, mereka mengajak seluruh anak-anak mereka baik yang pria maupun wanita, dan dari anak-anak merekalah mulai terbentuk bibit-bibit baru atlet Barongsai.

Di masa itu, yaitu di tahun 1999, banyak sekali terbentuk perkumpulan Barongsai bagaikan jamur di musim hujan.

Tetapi tidak banyak yang bertahan lama. Sebagian besar dari mereka yang bertahan hanya beberapa bulan saja.

Ada pula beberapa dari mereka yang berkoalisi dan membentuk satu perkumpulan baru, tetapi ada pula yang tadinya bersatu, setelah sekian lama mereka memisahkan diri dan berdiri masing-masing.

Perkumpulan barongsai Kong Ha Hong secara perlahan mulai membentuk sebuah tim generasi muda yang berintikan 8 pemuda

Mereka adalah Jacky Sjarif, Tony Wijaya, John Surya Wijaya, Danny Hidayat, Andri Wijaya, Anton Wijaya, Adi Mulia dan Rico Yohanes. Yang biasa disebut dengan julukan “The 8 Dragon”.

The 8 Dragon ini didukung penuh oleh segenap pihak dari Yayasan Sosial Kong Ha Hong. Mereka mendukung secara finansial, moral maupun mental.

Tetapi dari para petinggi yayasan tersebut ada 3 orang yang benar-benar menjadi katrol pengangkat, mereka adalah Ketua Yayasan, Ketua Barongsai dan pelatih.

Merekalah yang selalu mengatur dan menjaga kedinamisan dari The 8 Dragon.

Prestasi dari generasi pertama ini sudah sangat mengkilat dan mengagumkan, hanya dalam waktu beberapa bulan saja mereka sudah bisa membawa nama bangsa dan negara Indonesia ke tingkat dunia melalui kejuaraan dunia Barongsai yang berlangsung di Hongkong pada tahun 2001.

Hal tersebut mereka capai setelah menjuarai kejuaraan nasional Piala Presiden di tahun yang sama.

Sepulang dari Hongkong ilmu Barongsai Kong Ha Hong bertambah secara signifikan.

Karena dengan menonton langsung pertandingan dunia, mereka bisa langsung melihat perkembangan Barongsai dunia dan banyak sekali ilmu-ilmu baru yang mereka bisa pelajari.

Sekembalinya ke Jakarta, perkumpulan Barongsai Kong Ha Hong langsung menguasai Barongsai di Jakarta dan sekitarnya, bahkan hingga sampai ke seluruh pelosok Indonesia.

Mereka kerap mengikuti pertandingan-pertandingan tingkat nasional dan hampir setiap keikutsertaan, mereka kerap kali keluar sebagai juara pertama.

Selain kompetisi mereka pun kerap melakukan pertunjukan-pertunjukan kenegaraan yang disaksikan oleh beberapa menteri-menteri tertinggi di Indonesia hingga sampai ke tingkat Presiden dan Wakil Presiden.

Dengan berbagai penghargaan yang telah mereka terima, tidak membuat Barongsai Kong Ha Hong menjadi sombong.

Mereka tetap melakukan latihan secara rutin satu minggu 3 kali, atau bahkan apabila mendekati kompetisi mereka bisa melakukan latihan hingga satu minggu penuh.

Hal tersebut termasuk langka, karena banyak dari perkumpulan barongsai di Jakarta hanya melakukan latihan apabila mendekati pertunjukan saja.

Bagi Tim Barongsai Kong Ha Hong, ada pertunjukan ataupun tidak ada, mereka tetap melakukan latihan secara rutin.

Perkumpulan Barongsai Kong Ha Hong berdiri pada tanggal 17 Agustus 1999.

Mengapa dipilih tanggal tersebut karena walaupun sebelumnya Barongsai Kong Ha Hong sudah pernah mengadakan pertunjukan tetapi pertunjukan dengan era baru dimulai pada tanggal tersebut dengan venue di Pantai Indah Kapuk.

Karena pertunjukan tersebut, maka dipilihlah tanggal bersejarah tersebut sebagai tanggal berdirinya Perkumpulan Barongsai Kong Ha Hong.

***

INGIN menyaksikan atraksi Barongsai pada malam Imlek, Senin (4/2/2019)? Ini jadwal lengkap pertunjukan Barongsai Kong Ha Hong:

Senin tanggal 4 Februari 2019

Pukul 12.00: Plaza Senayan

Pukul 13.00-15.00 WIB: Living World

Pukul 14.00 WIB: Pondok Indah Mall

Pukul 16.30 WIB: Baywalk Mall

Pukul 19.00: Ciputra Mall

Pukul 19.00: Fortune Star Restaurant

Pukul 19.30: Emporium Pluit Mall

Pukul 20.00: Grand Hyatt

Tanggal 5 Februari 2019

Pukul 10.00: Apartemen Plaza Senayan

Pukul 13.00: Plaza Senayan

Pukul 14.00: Neo Soho

Pukul 14.00: Senayan City

Pukul 15.00: Pondok Indah Mall

Pukul 16.00: Puri Indah Mall

Pukul 17.00: Central Park Mall

Pukul 19.00: Lippo Mall Puri

Pukul 19.00: Ciputra Mall

Pukul 19.30: Emporium Pluit Mall

Catatan: Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya, mohon terus cek jadwal melalui situs www.theinigo.com untuk mendapatkan informasi terupdate. (*)

BAGIKAN