Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurahman Suhaimi (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – DPW PKS DKI Jakarta batal lagi bertemu dengan Gerindra untuk membahas Badan Seleksi wagub DKI baru. Padahal pertemuan kedua partai ini dijadwalkan hari ini, Selasa (4/12) di Kantor DPW PKS DKI.

Namun karena sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta sedang melakukan Kunjungan Kerja (Kuker) ke semarang, pertemuan itu pun dibatalkan pihak Gerindra.

Baca juga:

Jelang Pemilu 2019, Kemenpora Berikan Edukasi Politik kepada Pemuda

Lagi, Prabowo Didemo Soal Pemindahan Kedubes Australia

Ketika dimintai keterangan kapan akan dijadwalkan ulang, PKS pun belum tahu.

“Belum ada nanti dicarikan waktu yang cocok,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurahman Suhaimi saat dihubungi, Selasa (4/12/2018).

Ia menjelaskan, batalnya pertemuan dengan Gerindra tidak dilakukan secara mendadak, sebab Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif sudah menghubungi Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnono sejak Kamis (29/11/2018) lalu dan meminta agar pertemuan itu dijadwalkan ulang.

Dia menampik jika, penundaan ini disebut sebagai upaya penguluran waktu proses penetapan wagub DKI baru. Karena diketahui faktanya anggota DPRD DKI memang memiliki agenda bimbingan teknis (Bimtek) di Semarang.

“Kita tunggu dulu lah,” kata dia.

Suhaimi juga menyebut hingga saat ini belum ada surat keputusan (SK) terkait tim fit and proper test yang menjadi tugas badan seleksi wagub, baik dari PKS dan Gerindra.

Menurutnya, pembahasan hal itu seharusnya dilakukan pada pertemuan yang dijadwalkan hari ini.

“Maunya hari ini (dibahas), itu agendanya begitu, terus langkah-langkah konkret apa saat hari H, tapi ya diundur karena tadi,” tuturnya.

Bahkan, kata Suhaimi, bila pertemuan hari ini bisa terlaksana, PKS berharap sudah ada nama yang diputuskan untuk diajukan menjadi wagub DKI. Sebab, PKS diketahui menargetkan pada akhir tahun ini sudah ada kesepakatan nama wagub yang diusung.

“Maunya hari ini selesai rapat, selesai tandatangan, namanya dikirim ke Pak Gubernur. Itu baru babak pertama kan? Belum babak keduanya di DPRD,” tutupnya.

Sepwrti dikabarkan sebelumnya, Gerindra dan PKS menunda kesepakatan pembetukan badan seleksi wagub.

PKS yang semuka sepakat dibentuknya badan tersebut tiba tiba menolak.

Polemik perlu atau tidaknya badan seleksi pun mencuat di Kebon Sirih.

Akhirnya untuk menyelesaikan polemik itu, PKS mengundang Gerindra untuk kembali bermusyawarah.

Namun rencana musyawarah yang dijadwalkan hari ini gagal, karena segenap anggota DPRD dari partai gerindra sedang melakukan kunjungan kerja.

“Kita lagi di Semarang, bimtek (bimbingan teknis), saya sudah komunikasi dengan Pak Syakir (Ketua DPW DKI Jakarta PKS), ditunda minggu depan,” kata Syarif.

BAGIKAN