Pasangan Roy Octavianus Roring dan Robby Dondokambey (ROR-RD) yang diusung PDI Perjuangan (Foto : Rayapos/EDWIN)

@Rayapos | Manado – Keputusan DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk tidak mengusung Jantje Wowiling Sajouw (JWS) dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018 nanti, dipastikan akan berdampak pada dukungan akar rumput partai berlambang banteng moncong putih ini.

Menurut Sekretaris DPC PDIP Minahasa, Wionwatan, pecahnya suara yang berasal dari pendukung setia JWS, yang notabene adalah Ketua DPC PDIP Kabupaten Minahasa semakin gencar menyuarakan boikot terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Roy Oktovianus Roring-Robby Dondokambey (ROR-RD).

“Terima kasih OD (Olly Dondokambey), Selamat buat ROR dan RD. Torang tetap JWS,” ujar Winowatan, Sekertaris DPC PDI Perjuangan Minahasa.

Seperti diketahui, Winowatan merupakan pendukung setia JWS.

Baca juga : DPP PDIP Batal Usung JWS Dalam Pilkada 2018 Di Minahasa

Lain Winowatan, lain juga yang disampaikan Maikel Palohoon, salah satu kader PDIP yang menyampaikan kekecewaan dan menganggap keputusan yang dibuat DPP PDIP sama sekali tidak logis.

“Ini keputusan tidak logis, belum ada dalam catatan sejarah partai terutama PDIP tidak mengusung petahana dengan survei tertinggi. Apalagi, petahana berstatus ketua partai,” tegas Maikel Palohoon.

Diketahui, DPP PDIP lebih memilih mengusung Roy Roring yang adalah birokrat dan Robby Dondokambey yang merupakan saudara kandung Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey.

Meskipun dibantah Robby Dondokambey kalau diusungnya dirinya bersama Roy Roring tidak terlepas dari campur tangan saudaranya itu, namun hal ini tidak bisa di tampik begitu saja. Pasalnya, dari segi dukungan akar rumput terhadap JWS sangat tinggi, dibandingkan Robby Dondokambey yang hanya mengandalkan para pelanggan PDAM yang di kepalainya.