Penumpang Batik Air ID 6863 naik pesawat cadangan (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Sejumlah penumpang pesawat Batik Air ID 6863 jurusan Batam – Jakarta kembali diterbangkan setelah mengalami pendaratan darurat di Bandara Udara Internasional Hang Nadin.

Tepat pukul 22.00 WIB para penumpang kembali berangkat menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat yang berasal dari hanggar Bandara Hang Nadin.

Baca juga:

Lemas-lah… Polisi, Linggis Pembunuh Bekasi Tak Ketemu

Batik Air Mendarat Darurat Setelah 15 Menit Terbang, Penumpang Panik

“Sudah kembali dipersiapkan berganti pesawat dari hanggar, Saat ini penumpang lagi pemindahaan koper-koper penumpang ke pesawat yang baru,” kata Zulianto kepada Rayapos, Sabtu malam (17/11/2018).

Warga DKI Jakarta ini menjelaskan, meskipun dipersiapkan pesawat pengganti, pihak maskapai di Bandara tetap tidak menjelaskan soal gangguan teknis yang terjadi pada pesawat Batik Air ID 6863 ini.

“Jenisnya (Pesawat) kita tidak tahu, walaupun ganti pesawat IDnya masih sama,” terangnya.

Namun, hingga pukul 22.18 WIB sebagian penumpang sudah masuk ke dalam pesawat pengganti untuk kembali melanjutkan penerbangan ke Jakarta.

Namun berdasarkan pantauannya dari lokasi, ada sekitar 20 orang penumpang yang memutuskan untuk membatalkan keberangkatannya menuju Bandara Soekarno Hatta malam ini.

Alasannya karena sebagian penumpang masih trauma dan menunggu untuk menenangkan dirinya masing-masing.

“Sekitar 20 orang belum tidak hadi berangkat, mereka yang komplain tadi di ruang tunggu, sebagain mengaku Trauma, menunggu tenang katanya,” pungkasnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Rayapos menerima laporan dari salah satu penumpang pesawat Batik Air penerbangan ID 6863 jurusan Batam Jakarta.

Zulianto (29) menjelaskan pesawat yang berangkat pukul 19.45 WIB ini kembali turun setelah menerima pengumuman dari Pilot, jika penerbangan tersebut gagal berangkat karena ada gangguan teknis pada pesawat.

Namun kata Zuli, pihak maskapai tidak menjelaskan secara detail gangguan teknis apa yang dimaksud.

Menurutnya hal itu hanya membuat panik para penumpang yang berada di dalam pesawat hingga kembali di ruang tunggu Bandara Udara Internasional Hang Nadim

“Pesawat sudah terbang kurang lebih 15 menit di udara,lalu di infokan oleh pilot bahwa pesawat ada gangguan teknis. jadi harus kembali ke bandara hangnadim lagi, sontak semua penumpang pada panik,banyak yang histeris, saat ini penumpang masih di ruang tunggu,” kata Zuli.

Saat dikonfirmasi Rayapos terkait kabar ini, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, belum mengetahui adanya pendaratan darurat pesawat milik anak perusahaan Lion Air itu.

Mendengar kabar ini, disampaiakan Danang, pihak maskapai bakal segera melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menyampaikan keterangan resminya.

“Selamat malam Pak. Terima kasih. Saya akan cross check terlebih dahulu,” tulis Danang melalui saluran whats up.

BAGIKAN