rayapos.com - disabet celurit
ilustrasi

@Rayapos | Medan – Batok kepala belakang Pak Karet (35) menganga, isinya terlihat karena tebasan parang. Ia dibacok tetangganya sendiri, Andreas Sembiring (34).

Usai membacok, Andreas alias Nongat melangkahkan kakinya menuju Mapolsek Pancurbatu, Sabtu (4/11/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Lelaki warga Dusun IV, Desa Namoriam, Kecamatan Pancurbatu, Kota Medan, ini menebaskan parang ke arah kepala Pak Karet karena tak bisa menahan emosi.

Baca juga:

Jadi Advokat Jokowi-Ma’ruf, Segini Bayaran Yusril Izha Mahendra

Hina Prabowo, Bupati Boyolali Dipolisikan, Begini Ucapaannya

Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Suhaily Hasibuan menyebut, korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik Medan.

Peristiwa ini diketahui setelah istri korban, Susi Susanti br Tarigan (32), warga Dusun V, Desa Namoriam, Kecamatan Pancurbatu, mendatangi Mapolsek Pancurbatu dan melaporkan insiden berdarah tersebut.

“Awalnya sekitar pukul 06.00 WIB, Sabtu (3/11/2018), istri korban datang ke mako dan membuat LP terkait pembacokan suaminya. Selanjutnya, kita bergerak ke lokasi kejadian untuk menyelidiki,” kata Suhaily, Minggu (4/11/2018).

Pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (3/11/2018), Pak Karet dan Nongat bertemu di salah satu bengkel di desa tersebut. Nongat menagih piutangnya pada Pak Karet.

Namun, Pak Karet tak bisa membayar lantaran belum punya uang, sehingga Nongat mengamuk dan membacok kepala Pak Karet.

“Korban punya utang pada tersangka sebesar Rp1,8 juta. Lantaran korban belum bisa membayar, tersangka lantas mengamuk dan membacok korban,” ungkap Suhaily.

Selanjutnya, kala Tim Pegasus tengah dalam perjalanan menuju tempat kejadian perkara, tak disangka Nongat datang sendiri ke Mapolsek Pancurbatu.

Adapun barang bukti yang disita, sambung Suhaily, berupa sebilah parang yang digunakan Nongat saat membacok Pak Karet.

Nongat kini mendekam di balik sel tahanan Mapolsek Pancurbatu. Nongat dijerat dengan Pasal 351 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan luka berat, dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

BAGIKAN