Kali di dekat Wisma Atlet Kemayoran sudah disulap jadi hamparan waring. (km)

@Rayapos | Jakarta – Pejabat Pemprov DKI Jakarta memang kreatif. Agar Indonesia tidak malu di mata para atlet Asian Games 2018, sungai-sungai ditutup waring (jaring terpal). Maka, sampah dan kekumuhan kali langsung lenyap seketika. Berubah jadi hamparan terpal yang indah.

Jalan instan ini ditempuh, karena Asian Games akan dimulai 28 hari lagi. Atlet  mancanegara segera berdatangan. Tidak mungkin Pemprov DKI membersihkan kali-kali kotor dalam tempo secepat itu. Sehingga muncul kreativitas waring.

Tapi, tidak semua kali di Jakarta ditutup waring. Hanya di seputaran Wisma Atlet Kemayoran. Juga, di pinggir jalan yang akan dilewati atlet menuju tempat pertandingan.

Pertimbangan tidak menutup semua kali, barangkali sederhana: Toh kecil kemungkinan atlet jalan-jalan melihat berbagai sudut Jakarta.

Waring dibentang di Kali Sentiong. Itu pembatas antara Kemayoran, Jakarta Pusat, dan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebab, di dekat kali itu ada wisma atlet ‘Athletes Village Kemayoran’.

Pun, waring dipasang di permukaan kali sejauh pemandangan dari arah wisma atlet saja. Tidak seluruh Kali Sentiong. Panjangnya diperkirakan 689 meter dengan lebar 20 meter. Saat ini jaring sudah terpasang sepanjang 200 meter. Tinggal sedikit lagi.

Kasubbag Kepegawaian Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Supriyono kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/7/2018) mengatakan: “Jaring ini masih proses pertama kali dipasang. Sudah dua mingguan dimulai dari pengeboran dudukan besi. Sekarang sudah 200 meter. Dari Jembatan Mato sampai Jubilee School, panjang 689 meter lebar 20 meter.”

Kreativitas tidak sampai di situ. Masih ada kreativitas yang lebih dahsyat.

Sudin Tata Air bersama sejumlah instansi terkait memasang alat untuk menghilangkan bau tidak sedap di sekitar lokasi kali. Semacam parfumnya.

Pemasangan waring dan ‘parfum’ merupakan langkah Pemprov membenahi kawasan sekitar wisma atlet. Kalau mengerjakan penjernihan kali, butuh waktu lama. Dengan cara instan ini saja sudah beres. Kali tertutup dan wangi.

Baca Juga:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, penutupan kali untuk mengurangi bau. Tahu sendiri, bau busuk kali Jakarta.

Sandiaga akan menambahi kreativitas baru: Memajang sangat banyak tanaman hias dalam pot. Agar pendangan orang ke kali tertutupi tanaman.

“Kita nggak mau ambil risiko. Jadi Inasgoc bersurat dan Pak Gubernur dan saya mengambil inisiatif untuk mengurangi risiko tiba-tiba ‘semriwing’, tiba-tiba mengeluarkan bau tak sedap,” kata Sandiaga kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (19/7).

Sandiaga menuturkan, proses penjernihan Kali Item masih terus dilakukan. Penjernihan tersebut tidak hanya untuk Asian Games semata. (*)

BAGIKAN