(FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Ratusan pengemudi Bajaj yang tergabung dalam Komunitas Bajaj Jakarta (KBJ) pagi ini menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Jakarta Pusat, Jumat (30/11/2018).

Aksi dimulai pukul 09.44 WIB, mendesak Pemprov DKI memperbanyak SPBG di wilayah DKI Jakarta. Desakan ini disampaikan lantaran banyaknya SPBG yang tidak berfungsi sehingga mempersulit pasokan gas bagi para pengemudi bajaj.

Baca juga:

Lagi Haid, WN Jepang Nyaris Diperkosa Oknum Sekuriti

Driver Taksi Online Dibegal Penumpang Pakai Clurit

“Pasokan BBG tidak mencukupi, bahkan banyak beberpa SpBG yang tutup,tentunya aktifitas kami para penngemudi bajaj terganggu dlam mencari nafkah, pemprov DKI harus subsidi seperti yang diterapkan pada bus kecil dan Jak lingko,” ucap koordinator aksi Nasikin di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Namun tidak sampai 10 menit, Nasikin sang kordinator aksi langsung diterima masuk ke dalam kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diterima dengan Kadishub DKI Sigit Wijatmoko.

Setelah hampir satu jam berada di dalam kantor Anies, tepatnya pukul 11.04 Wib Nasikin langsung keluar menemui ratusan pengemudi bajai lainnya.

Dia menyampaikan jika semua aspirasi pengemudi bajaj telah disampaikan kepada pihak Pemprov DKI Jakarta. Namun dia mengancam jika dalam waktu satu minggu tuntutannya belum terealisasi, KBJ bakal kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan estimasi massa 5 ribu pengemudi bajaj.

“Karena mau sholat jumat, kita membubadkan diri dengan tertib, tapi jika dalam waktu satu minggu belum terealisasi kita akan kembali lagi dengan 5 ribu bajaj se Jakarta,” tutup Nasikin dari atas mobil pick up.

BAGIKAN