Gubernur DKI Anies Baswedan di Pintu Air Manggarai. (FOTO: detik)

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga DKI untuk melapor jika menemukan saluran air tersumbat kepada Pemprov DKI. Permintaan ini disampaikan Anies sebagai antisipasi banjir.

“Bila masyarakat menemukan ada tempat yang disitu kotor disitu belum bersih beritahu kita akan perintahkan untuk segera dibersihkan dan semuanya kerja untuk membereskan,” kata Anies di Pecenongan, Jakarta Pusat Jumat (9/11/2018).

Baca juga:

Mahfud MD: Jangan Sampai Indonesia Seperti Suriah

Yusril Bela Jokowi-Ma’ruf, Sandiaga Masih Ngarep Dukungan PBB

Dia mengatakan, saat ini anak buahnya sudah dikerahkan ke berbagai titik untuk membersihkan salur air, sehingga saat memasuki puncak musim hujan yang diprediksi datang pada bulan Januari mendatang, tidak ada luapan air lantaran adanya sistem drainase yang tersumbat.

“Gini pertama adalah soal pengelolaan saluran – saluran air yaitu pembersihan dilakukan terus semua titik,” kata dia.

Selain itu cara lain dalam mencegah banjir, Anies mengaku sudah menyiapkam tim tanggap yang bergerak cepat saat terjadi genangan.

“Lalu yang kedua kita antisipasi dengan tim tanggap sehingga bila terjadi genangan banjir maka respon cepat bisa dilakukan,” tukasnya.

Seperti yang pernah diungkapkan Anies sebelumnya, Pemprov DKI juga sudah memiliki sejumlah alat berat yang disiagakan untuk mengeruk kali dan sungai yang berpotensi meluap saat musim hujan.

Kendati begitu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memastikan, pihaknya tidak akan melanjutkan pemasangan turap atau betonisasi di sekitar pinggiran sungai untuk menahan debit air.

“Saat ini alat berat kita jumlahnya 192, semua beroperasi, semua melakukan kegiatan pengerukan, perbaikan sarana prasarana,” tutur Anies.

BAGIKAN