Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Ketua DPD Gerindra Mohammad Taufik ogah menanggapi aksi unjuk rasa Gerakan Pemuda Jakarta (GPJ) yang menolak dirinya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Taufik hanya menyebut para demonstran tersebut kurang mengikuti perkembangan, sebab diketahui partai Gerindra sudah menyerahkan jatah kursi DKI II kepada PKS.

Dengan begitu peluang Taufik sebagai calon wagub dari Partai Gerindra sudah kandas.

“Ya gak apa-apa (didemo), karena orang itu (demonstran) orang-orang yang gak pernah mengikuti perkembangan,” kata Taufik saat di temui di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018).

Baca juga:

Ada yang Ingin Habib Bahar Segera Dipenjara, Siapa Dia?

Waduh, Tahun Depan Tarif Parkir di Jakarta Rp 50 Ribu per Jam

Taufik menilai, saat ini jika tidak mengikuti perkembangan media massa, bakal berakibat seperti para pengunjuk rasa hari ini.

“Kalau gak mengikuti perkembangan ya begitu, gak pakai data sama sekali, gak mengikuti perkembangan lah,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Jakarta (GPJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2016).

Massa yang berkumpul pukul 12.00 Wib ini meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak sosok Muhamaad Taufik jika dicalonkan sebagai wakil Guhernur oleh partai Gerindra.

Koordinator GPJ Ainun Najib, mengatakan jika ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu dijadikan sebagai kandidat wagub, sama saja mengembalikan kebobrokan sejarah pemerintahan pemprov DKI.

Sebab diketahui Taufik pernah terlibat kasus korupsi pengadaan alat kampanye senilai Rp 4,2 milliar di tahun 2004.

Padahal diketahui polemik perebutan kursi DKI II antara Gerindra dan PKS sudah berakhir, sebab kedua partai pemenang Pilkada DKI tahun 2017 ini telah sepakat jika jatah kursi wagub milik PKS.

Namun Ainun berpendapat, kesepakatan itu belum memiliki kepastian hukum yang jelas. Menurutnya masih ada kemungkinan partai Gerindra mendorong Taufik kembali sebagai calon wakil Gubernur.

“Soalnya sampai sekarang belum ada kejelasan yang tertulis bahwa PKS yang dipilih. Itu nama saja belom disodorkan hanya sebatas desas desus,” Kata Ainun.

BAGIKAN