Ilustrasi

@Rayapos | Tangsel – Driver taksi online, Yulianto (52) dirampok tiga penumpangnya. Mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi F 1327 RP milik korban dibawa kabur tiga perampok.

Pelaku mengaiaya korban dengan sabetan clurit, mulut disumpal dengan sapu tangan. Bukan itu saja, kaki dan tangan diikat.

Setelah itu korban dibuang di semak-semak pinggir Jalan Raya Puspiptek, Kampung Rancasaga, Setu, Tangsel.

Kronologinya, perampokan terjadi pada Selasa (27/11) pukul 23.30 WIB. Yulianto mendapat order penumpang di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor.

Lewat apliksasi online, tiga lelaki minta diantar ke Bintaro Exchange. Satu penumpang duduk di sebelah kemudi, dua lainnya di jok belakang.

Baca juga:

VIDEO: Suami Nge-bom Isteri sampai Kepala Hancur

Beri Izin Reuni 212, Anies Baswedan Didemo Warga Jaga Indonesia

Sesuai permintaan penumpang, Yulianto mengantarkan ke tujan yang dimaksud. Saat mendekati Bintaro Exchange, salah satu penumpang yang duduk di sebelahnya, meminta berhenti.

“Saat itu Yulianto mulai curiga, karena bukan titik pemberhentian sesuai aplikasi online yang dipesan. Sebab itu, dia melanjutkan laju mobilnya” kata seorang anggota Satreskrim Polres Tangsel.

Sesaat kemudian, penumpang di belakang mengalungi clurit ke lehernya. “Berhenti atau gue gorok!” ancam penjahat itu seperti ditirukan Yulianto ke penyidik.

Ancaman ini membuat Yulianto ketakutan. Dia lalu menepikan kendaraannya di kolong jembatan dekat Bintaro Exchange.

Disaat ketiga penjahat ribut, sopir taksi online ini menepiskan clurit dari lehernya. Dia kemudian menyikut penjahat di sebelahnya. Disusul kemudian bogem mentah dia layangkan.

Hanya saja perlawanannya sia-sia lantaran kalah jumlah. Punggung, dada, dan sebagian wajahnya disabet clurit. Sedangkan sekujur tubuh pria 51 tahun itu digebuki hingga tak sadarkan diri.

Dalam kondisi pingsan, tangan dan kaki diikat pakai tambang. Sedangkan mulutnya disumpal sapu tangan. Kemudi mobil lalu diambil alih salah satu perampok.

Sopir taksi online ini kemudian dibuang ke semak-semak di pinggir Jalan Raya Puspiptek. Sedangkan mobilnya Daihatsu Xenia F 1327 dibawa kabur bersama dompet berisi uang senilai Rp700 ribu, buku tabungan Bank BRI Cabang Semplak, KTP, dan kartu BPJS.

 

BAGIKAN