Ayah pemerkosa anak tiri dan keponakan. Foto: Ist

@Rayapos | Kota Waringin – Pria berinisial SP tega memerkosa anak tiri dan keponakannya yang masih SD) dan SMP.

Kini dia diadili di Pengadilan Negeri Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pria yang bekerja di bengkel itu mengaku khilaf ketika memerkosa anak tiri dan keponakannya.

Namun, majelis hakim menyangsikan pengakuan SP. Pasalnya, SP melakukan perbuatan asusila itu hingga puluhan kali.

”Kata hakim, khilaf saja puluhan kali, bagaimana kalau tidak khilaf,” ucap Agung Adisetiyono selaku penasihat hukum terdakwa, Rabu (9/1/2019).

Agung menuturkan, SP sempat menangis dan bersumpah tidak memerkosa korban.

Akan tetapi, pengakuan SP tidak sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP) maupun keterangan saksi.

Dia hanya mengaku mencabuli korban sejak awal 2018 hingga September silam. (*)