Gempa Lombok 7 SR (Foto: REUTERS/Johannes P. Christo)

@Rayapos | Jakarta – Gempa yang terjadi Lombok Utara, NTB masuk kategori gempa dangkal. Hal tersebut di ungkapkan oleh BMKG. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati  mengungkap pemicu gempa berkekuatan 7 skala richter itu.

“Dengan memperhatikan kondisi episenter, hiposenter, mekanisme sumbernya maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas patahan naik atau sesar naik Flores,” kata Dwikorita di Kantor BMKG, Jl Angkasa I, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (5/8/2018).

Gempa ini terjadi pada pukul 18.46 WIB dengan kekuatan 7 SR pada kedalaman 15 km. Pusat gempa 18 km Barat Laut Lombok Timur NTB.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik,” ungkapnya.

Baca juga:

Pasca Bom Surabaya, 260 Terduga Teroris Ditangkap

Surat SBY Minta AHY Jadi Cawapres Prabowo, Dibantah

Diduga Ada Konflik Kepentingan, Pimpinan KPK Didesak Presidium PP

Gempa 7 SR ini merupakan satu rangkaian dengan gempa 6,4 SR pekan lalu yang berpusat di Lombok Timur. Gempa hari ini adalah gempa bumi utama.

“Mengingat episenter atau pusat gempanya relatif sama dengan gempa bumi pada 29 Juli 2018 lalu, maka BMKG menyatakan bahwa gempa bumi ini yang baru saja terjadi merupakan gempa bumi utama atau main shock,” jelas Dwikorita.

BAGIKAN