Belum Masukan Laporan Bantuan Politik, 8 Parpol di Sulawesi Utara Siap-Siap Gigit Jari

@Rayapos  | Manado: Bulan Januari 2017 yang tinggal menghitung hari akan berakhir, menjadi batas waktu  bagi 9 partai politik, untuk merampungkan pertanggungjawaban bantuan partai politik (Banpol) yang mereka terima.

Dari 9 partai politik yang menerima Banpol, baru Partai Golkar yang memasukkan laporan pertanggungjawaban penggunaan banpol, sedangkan delapan lainnya belum sama sekali memasukan laporan mereka.

Kepala Kesbangpol Sulut melalui Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kahar Sapii saat dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, harusnya ada 10 parpol penerima. Namun, 2016 lalu hanya sembilan yang memasukkan permohonan.

“Dari sembilan parpol, baru Golkar yang masukkan,” jelasnya, sambil menambahkan laporan tersebut, akan diteruskan ke BPK-RI untuk diaudit.

“Golkar memasukkan dua laporan. 2015 dan 2016. Seharusnya hanya 2016. Tetapi waktu lalu Golkar ada konflik internal. Jadi kami belum memastikan memakai laporan siapa,” ungkapnya.

Kesbangpol, lanjut Sapii, sudah menyurat ke masing-masing parpol. Diakuinya, pada tahun anggaran sebelumnya, aturan terkait laporan ini masih sedikit longgar. Namun tidak untuk kali ini. Aturan BPK nomor 2 tahun 2015 tentang Pemeriksaan Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Partai Politik, sudah makin tegas.

“Setiap parpol harus memasukkan laporan paling lambat satu bulan setelah selesai tahun anggaran. Berarti dari 1-31 Januari 2017. Jika lewat, maka parpol tersebut terancam tidak dapat menerima bantuan parpol tahun ini,” tegasnya.

Laporan ini nanti akan diperiksa tiga bulan. Temuan-temuan akan disampaikan BPK. Diberi waktu dua bulan untuk memperbaiki dan memberi tanggapan.

“Jika laporan tak ada masalah, pencairan banpol tahun anggaran 2017 akan segera dilakukan,” tandasnya.

Di temui terpisah, Sekretaris Partai Golkar Sulut Edison Masengi mengakui, mereka tertib administrasi dalam menjalankan banpol.

“Kami sudah masukkan. Kalau memang ada perbaikan atau BPK ingin tanggapan atas temuan, tentu kami siap,” sebut Masengi.

Sementara itu, Sekretaris PDI Perjuangan Franky Wongkar mengatakan, pihaknya akan segera memasukkan laporan penggunaan banpol.

“Ya. Secepat mungkin,” tukasnya.

 

Comments

comments

LEAVE A REPLY