OK Otrip

@Rayapos | Jakarta – Pemprov DKI Jakarta bakal memperpanjang uji coba program angkutan umum terintegarasi OK- Otrip dalam waktu dekat. Alasannya, menurut Wagub DKI Sandiaga Uno banyak operator  yang masih belum satu suara terkait penetapan tarif.

Terlebih saat ini Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) tengah menghitung ongkos OK-Otrip perkilometernya.

“Rencananya diperpanjang karena ada keyakinan dari BPPBJyang sekarang lagi menghitung angka Ok – Otrip rupiah perkilometernya dan berdasarkan masukan dari operstor,” kata Sandiaga di Balaikota DKI Jakarta Senin (16/7/2018).

Baca juga:

Divestasi 51 % Saham Freeport Dilecehkan, Jokowi Buka Suara

Ahok Tak Mungkin Jadi Ketua KPK, Kata Netizen

Meskipun begitu, suami Nur Asia ini masih belum bisa menentukan batas akhir uji coba OK otrip yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada hari ini.

“Karena baru habis hari ini akan diumumkan perpanjanganya sampai kapan,” tukasnya.

Kendati diperpanjang, Sandi menyebut program yang telah diuji coba dua kali ini memberikan peningkataan peserta yang signifikan yakni 18 ribu peserta dari 11 operator. Lebih lanjut dia mengaku optimis jumlah peserta bakal terus miningkat.

“Mungkin bisa naik paling tidak 20 persen daripada target itu sudah cukup signifikan. Targetnyakan 2609 dan dari 11 operator kita ingin 2 atau 3 bergabung lagi,” pungkasnya.

BAGIKAN