ilustrasi sakit kepala kronik

@Rayapos | Jakarta – Pernahkah Anda merasakan sakit saat melihat anggota keluarga atau teman yang sedang sakit? Atau pernahkan Anda ‘berbohong’ mengatakan sedang sakit dan akhirnya benar-benar merasa tidak enak badan?

Kondisi ini disebut dengan Nocebo Effect. Yakni seseorang yang bisa benar-benar sakit hanya karena memikirkan dirinya sedang sakit.

Dr Winfried Hauser dari Klinikum Saarbrucken di Jerman mengingatkan agar tidak sembarangan mengatakan sedang sakit, bahkan sekedar memikirkannya dalam hati.

Dalam sebuah penelitiannya, Dr Hauser melakukan pengamatan terhadap 50 orang dengan gangguan nyeri punggung kronis. Sebagian diberi tahu bahwa merenggangkan kaki bisa memperparah sakit, sebagian lainnya diberi tahu bahwa hal itu boleh-boleh saja dilakukan.

Saat diminta untuk merenggangkan kaki, pasien dari kelompok pertama benar-benar merasa kesakitan. Sebaliknya pada kelompok lain yang tidak diberi tahu bahwa hal itu menyebabkan nyeri punggungnya akan bertambah sakit, tidak ada yang menyampaikan keluhan.

“Pasien cenderung sangat menerima sugesti negatif, khususnya untuk hal-hal yang memperparah kondisi-kondisi yang sudah ada sebelumnya,” tulis Dr Hauser dalam laporannya di jurnal Deutsches Arzteblatt International.

Untuk diketahui, Nocebo Effect sebenarnya hanya kebalikan dari Placebo Effect. Dimana kedua istilah ini sering dipakai dalam penelitian tentang obat.

Seseorang yang mengalami placebo effect bisa sembuh dari penyakit meski hanya diberi obat kosong, hanya karena yakin apa yang diminumnya akan menyembuhkan.

Placebo effect sudah banyak diteliti dan berhasil membuktikan kekuatan pikiran dalam membantu menyembuhkan penyakit. Namun untuk nocebo effect, hingga kini belum banyak yang membuktikan bahwa pikiran juga bisa memunculkan penyakit.

BAGIKAN