Foto: Rayapos/HADIE

@Rayapos | Jakarta – Pemerintah berencana mengatur ulang jalur kereta api di Stasiun Manggarai. Hal ini tentunya akan mengganggu perjalanan kereta, khususnya untuk KRL commuter line lintas Bogor-Jakarta.

Kepala BTP Wilayah Jakarta dan Banten, Yusrizal menyebut perjalanan KRL Bogor-Jakarta rencananya akan dipindah ke jalur 8 dan 10 di Stasiun Manggarai. Sebelumnya, rangkaian tersebut menempati jalur 6 dan 7

“Pemindahan jalur ini bertujuan untuk menyelesaikan pembangunan Stasiun Manggarai menjadi stasiun sentral kereta api yang modern,” ungkap Yusrizal melalui siaran persnya, Jumat (10/8/2018).

Menurut Yusrizal, dengan adanya perubahan jalur tersebut tentunya berdampak terhadap perubahan pola operasi. Begitu juga dengan penambahan waktu perjalanan sekitar 5-10 menit untuk KRL lintas Bogor-Jakarta.

“Sebagai contoh, waktu perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dari yang semula satu jam 55 menit menjadi dua jam atau (mungkin) dua jam lima menit,” tuturnya.

Dengan kondisi penambahan waktu perjalanan KRL itu, PT Kereta Api Indonesia menghimbau agar para pengguna jasa KRL dapat menyesuaikan rencana perjalanannya.

Untuk menunjang kelancaran aktivitas ini, Ditjen Perkeretaapian, Kemenhub bekerja sama dengan operator KRL, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) serta DAOP I akan menambah jumlah SDM perkeretaapian.

“Terutama pada titik-titik perpindahan penumpang serta pada pengaturan perjalanan KA. Untuk itu, masyarakat diminta untuk maklum dan mendukung kerja pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan Stasiun Manggarai selesai,” jelasnya.

Untuk diketahui, Stasiun Manggarai akan dibangun menjadi tiga lantai. Pada lantai satu akan digunakan untuk jalur kereta api lintas Bekasi sebanyak empat jalur dan kereta api commuter bandara empat jalur dengan panjang peron untuk 12 stamformasi kereta.

Sementara di lantai dua akan dipergunakan untuk layanan penumpang dengan luas lantai kurang lebih 9.108 m2 dan kapasitas 17.800 orang. Sementara lantai tiga untuk jalur kereta utama enam jalur dan Bogor empat jalur dengan panjang peron untuk 12 rangkaian.

Jalur rel di Stasiun Manggarai akan dibangun dua tingkat untuk memisahkan jalur kereta api yaitu kereta api jarak jauh, kereta api komuter jabodetabek, dan kereta api komuter bandara. Stasiun ini juga akan menjadi perhentian terakhir perjalanan kereta jarak jauh.

Dengan selesainya pengembangan Stasiun Manggarai, diharapkan animo masyarakat untuk menggunakan kereta api akan terus meningkat karena kapasitas stasiun yang menjadi lebih besar serta fasilitas stasiun yang lebih baik dan nyaman.