Mahathir Mohamad setelah terpilih sebagai kandidat PM Malaysia mewakili kubu oposisi (Foto : Mohd Rasfan/AFP/Getty Images)

@Rayapos | Kuala Lumpur – Gerah dengan situasi politik dan ekonomi di Malaysia, mantan perdana menteri Mahathir Mohamad bersedia untuk maju lagi sebagai kandidat perdana menteri.

Keputusan untuk menetapkan Mahathir sebagai calon perdana menteri diambil dalam pertemuan para petinggi kubu oposisi, di Shah Alam, Minggu (07/01).

Koalisi oposisi Pakatan Harapan terdiri dari empat partai, Partai Pribumi Bersatu Malaysia pimpinan Mahathir Mohamad, Partai Keadilan Rakyat di bawah komando Wan Azizah Wan Ismail – istri mantan Wakil Perdana Menteri Anwar Ibrahim, Partai DAP dan Amanah.

“Fokus utama kami adalah menyelamatkan negara tercinta,” kata Mahathir ketika menerima penetapannya sebagai calon perdana menteri.

Baca juga : 32 Awak Kapal Tanker yang Bertabrakan di Perairan…

“Tidak mudah bagi partai-partai yang sebelumnya menjadi musuh saya untuk menerima saya, tetapi mereka sadar akan pentingnya meruntuhkan pemerintahan yang sekarang,” tambahnya mantan Perdana Menteri yang kini telah menginjak usia 92 tahun itu.

Seperti diketahui, Mahathir Mohamad yang saat berkuasa selama 22 tahun adalah representasi dari partai berkuasa UMNO, komponen utama di dalam koalisi yang memerintah sejak kemerdekaan Malaysia, Barisan Nasional. Namun kali ini, berada di kubu oposisi Pakatan Harapan.

Meski usianya sudah sangat renta, Mahathir Mohamad tergerak hatinya untuk kembali terjun ke dunia politik karena ia sangat menentang kebijakan Perdana Menteri Najib Razak yang terlibat skandal keuangan bernilai milyaran dolar.

Baca juga : Begini Fifi Lety Tanggapi Surat Gugatan Cerai Ahok

Untuk melengserkan Najib Razak, Mahathir Mohamad kini berkoalisi dengan mantan seteru politiknya Anwar Ibrahim yang merupakan tokoh utama Partai Keadilan Rakyat. Bahkan Mahathir sudah sepakat mengupayakan pembebasan Anwar Ibrahim dari penjara dalam kasus sodomi.

Informasi terbaru menyebutkan, bahwa Anwar Ibrahim akan dibebaskan dari tahanan beberapa hari lebih awal.

Comments

comments