Bima Targetkan Tarik Limpahan Wisatawan dari Pulau Komodo

@Rayapos | Mataram: Bupati Bima, Nusa Tenggara Barat, Indah Damayanti Putri menargetkan mampu menarik limpahan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, bisa singgah dan berwisata ke daerah itu.

“Untuk wisatawan kita tidak harap limpahan yang datang dari Bali atau Lombok. Tetapi kita kejar wisatawan dari Labuhan Bajo, Pulau Komodo, untuk singgah ke Bima. Karena secara geografis antara Bima dan Komodo berdekatan, hanya butuh waktu 2 jam dari Pelabuhan Sape,” kata Indah Damayanti Putri pada Rapat Kerja Pariwisata NTB yang diikuti kabupaten/kota, pelaku industri pariwisata di Mataram, Selasa.

Indah Damayanti Putri atau yang akrab disapa Dinda mengatakan, pariwisata di kabupaten Bima sebetulnya tidak kalah dengan yang ada di Pulau Lombok. Hanya saja selama ini, terbatasnya aksebilitas dan konektivitas menjadi penghambat kemajuan pariwisata di kabupaten paling ujung di NTB itu.

Selain persoalan aksebilitas dan konektivitas, Kabupaten Bima dihadapkan pada persoalan keamanan dan kenyamanan. Terutama, soal banyaknya perkelahian antar kampung. Meski begitu, pihaknya menjamin keamanan wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.

“Bima terkenal dengan perkelahian antar kampung, tetapi kami pastikan yang bertikai itu berasal dari luar dan jauh dari tempat wisata,” tegasnya.

Untuk menghidupkan kepariwisataan di Kabupaten Bima, Dinda berharap pemerintah provinsi melalui pemerintah pusat dapat mendorong dibukanya kembali konektivitas penerbangan yang menghubungkan Bali, Bima, Labuan Bajo, yang telah lama terhenti.

“Kalau bisa rute ini di buka kembali, karena menjanjikan perkembangan yang luar biasa bagi pariwisata di Bima. Karena, kami yakin kalau ini di buka, minat wisatawan berkunjung ke Bima bisa lebih besar,” katanya.

Bupati Bima berharap kedepan perkembangan infrastruktur pariwisata tidak lagi hanya terpusat di Pulau Lombok, melainkan juga di Pulau Sumbawa, khususnya di Kabupaten Bima. Karena bagaimanapun, Kabupaten Bima merupakan pintu gerbang Provinsi NTB di sebelah timur.

“Kita harap ada warna bagi pariwisata NTB,” katanya.

Comments

comments

LEAVE A REPLY