Polisi mengamankan pelaku bom di Sibolga. Foto: Istimewa

@Rayapos | Jakarta – Bom yang meledak di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019) sore tadi jadi perhatian serius. Sebab, sesuai jadwal Presiden Jokowi akan ke sana pada Minggu (17/3/2019).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan, ledakan di Sibolga, Sumatera Utara, terkait dengan terorisme.

Iqbal menjelaskan, awalnya pihaknya akan menangkap terduga teroris Husain alias Abu Hamzah, Selasa (12/3/2019) pukul 14.23 WIB.

“Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi bom meledak yang melukai petugas,” kata Iqbal melalui pesan singkat.

Iqbal menjelaskan, di dalam rumah tersebut ada istri dan anak pelaku.

“Saat ini tim Densus 88 dan Polres setempat dibantu oleh tokoh-tokoh masyarakat sedang melakukan upaya negoisiasi agar diduga istri dan anak pelaku menyerahkan diri,” ujar Iqbal.

Ledakan itu terdengar dari salah satu rumah warga di Jalan Cendrawasih tepatnya di depan Masjid Al Mukhlisin, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019) sore.

Ratusan personel gabungan TNI/Polri dengan bersenjata lengkap dikerahkan menuju lokasi ledakan.

Salah seorang warga Kota Sibolga yang juga sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila, Mudin Pasaribu melalui sambungan telepon mengatakan, ledakan tersebut mengenai salah seorang warga.

Korban langsung dilarikan ke pusat layanan kesehatan terdekat. “Tadi dengar informasi ada ledakan diduga bom, langsung lihat ke lokasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Mudin bersama bebarapa rekan personel Pemuda Pancasila sedang berdiskusi, lalu mendengar ada informasi ledakan. Ia pun langsung menuju lokasi.

“Infonya ada korban akibat ledakan bom itu, tapi belum bisa dipastikan juga, sebab belum lihat secara langsung, hanya mendengar saja. Saya juga belum tahu apakah itu bom rakitan atau apa,” katanya.

Kapolres Kota Sibolga AKBP Edwin H Hariandja belum bisa memberikan penjelasan.

“Nanti saja ya, Mas, bisa menghubungi humas kita,” jawab AKBP Edwin H Hariandja melalui sambungan telepon, Selasa.

Hingga kini ratusan personel TNI/Polri masih berjaga di sekitar tempat kejadian, dan sejumlah ruas jalan terpaksa ditutup sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Video Viral di Media Sosial

Dentuman keras diduga bom menghebohkan penduduk di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/03/2019). Video kepanikan warga diunggah ke akun facebook bernama Devi.

Beberapa personel polisi bersenjata lengkap langsung mendekat ke lokasi ledakan. Polisi membawa senjata laras panjang, helm dan rompi.

Sampai saat ini, belum ada pihak-pihak yang bisa memberikan keterangan terkait kejadian apa yang telah terjadi di Sibolga tersebut.

Kabar ini beredar luas pertama kali melalui dua video berdurasi pendek yang diupload oleh salah seorang pengguna Facebook bernama Devi siang tadi.

Dalam video pertama yang berdurasi 12 detik, terlihat kepanikan terjadi demgan ramainya orang disekitar lokasi.

Tak lama setelahnya sebuah becak dengan cat depan berwarna merah, terlihat membawa seorang pemuda di dalam becak itu.

Ada seorang laki-laki mengenakan Hoodie berwarna merah terlihat berusaha memberikan jalan agar becak itu bisa segera pergi meninggalkan lokasi.

Simak videonya:

Dalam video kedua, terlihat beberapa petugas kepolisian berpakaian lengkap berlari menuju lokasi TKP.

Video itu sendiri sampai saat ini sudah ditonton dan dibagikan 1000 kali lebih dengan 55 orang yang memberikan komentar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun www.tribun-medan.com, lokasi kejadian masih diramaikan oleh warga. Menilik hal ini personel polisi meminta warga untuk mundur dan mejauh.

Dari rekaman video yang beredar di media sosial terlihat ambulans masuk ke lokasi kejadian.

Diduga bom yang meledak, adalah bom rakitan. Kabar yang berkembang satu korban tewas pada kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa terjadi ledakan di rumah milik salah seorang warga bernama yang akrab disapa Upang (26), yang bekerja sebagai mekanik listrik, di Jalan Cendrawasih Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas Kota Sibolga.

Tepatnya di depan Masjid Al-Muklisin mengakibatkan 2 orang mengalami luka di bagian wajah atas nama Naim (42) yang sehari-harinya bekerja sebagai Nelayan dan seorang korban lagi belum diketahui identitasnya, berumur sekitar 25 tahun yang juga bekerja sebagai Nelayan.

Kedua korban tersebut, telah dibawa ke RS. Metta Medika Kota Sibolga.

Kemudian, sekitar pukul 15.15 WIB, personel Densus 88 Mabes Polri melakukan sterilisasi lokasi ledakan dengan Police Line dibantu personel Poldasu dan Polres Kota Sibolga.

Sedangkan warga dilarang dalam radius 100 meter mendekat ke lokasi kejadian.

Jokowi dikabarkan akan berkunjung ke Sibolga pada Minggu, 17 Maret 2019. Informasi yang beredar, Presiden akan tiba di Sibolga pukul 10.30 WIB.

Sebelum bertolak ke Jakarta, Jokowi dijadwalkan meresmikan Pelabuhan Sambas Sibolga dan menghadiri pertemuan dengan tokoh Tapanuli. (*)

BAGIKAN