Plt Kepala Dinas Pariswisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro

@Rayapos | Jakarta – Polda Metro Jaya terus memeriksa banyak saksi kasus berita bohong yang dilakukan aktivis Ratna Sarumpaet. Salah satunya adalah Plt Kepala Dinas Pariswisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro.

Ia sudah dua kali dimintai keterangan soal kebenaran undangan Ratna Sarumpaet untuk menghadiri acara ‘Woman Playwright International’ di Chile.

Baca juga:

Luhut dan Sri Mulyani Dilaporkan Timses Prabowo-Sandi ke Bawaslu, Ini Alasannya

Sadis, Gadis 13 Tahun Dibacok Lehernya, Lalu Diperkosa Hingga Lumpuh

“Udah lama (dipanggil) dari tanggal 9 dan tangal 10 Oktober saya dipanggil,” kata Asiantoro saat dihubungi wartawan, Rabu (17/10/2018).

Pertanyaan yang dilontarkan pihak penyidik adalah seputar kebenaran acara dan undangan untuk Ratna yang juga dikirimkan kepada Pemprov DKI Jakarta sebagai lampiran permohonan sponsor.

“Saya cuma ditanya bener enggak acaranya. Kan kita udah klarifikasi ke pihak panitia acaranya di Chile, kita cuma ditanya bener enggak agenda itu, kita juga udah crosscheck semua memang bener ada acara itu,” kata dia.

Dua membeberkan jika pihak pemprov sudah menyerahkan beberapa dokumen kepada polisi, diantaranya adalah undangan untuk menghadiri acara ‘Woman Playwright International’ serta dokumen permohonan sponsor sebesar Rp70 juta yang diberikan Ratna kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Yang jelas saya menyerahkan beberapa dokumen, ya undangan acaranya dan dokumen permohonan ibu Ratna. Kita juga menilai dasar kita memberi, kan ada kewajiban Pemda DKI memfasilitasi seniman-seniman,” tutupnya.

BAGIKAN