rayapos.com - seorang satpam hotel tertangkap - pengunggah video
Foto: Ilustrasi

@Rayapos | Jakarta – Tim Intelijen Kejaksaan Agung menangkap Deki Bermana. Ia merupakan buronan kasus pencucian uang penyelundupan bahan bakar minyak ilegal senilai Rp1,3 triliun di Batam. Deki ditangkap di Pelabuhan Tanjung Benoa, Denpasar, Bali.

“Yang bersangkutan ditangkap pada Sabtu pukul 11.45 WITA,” kata Direktur Pengelolaan Data dan Informasi Intelijen Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Yunan Harjaka di Jakarta, Sabtu Sabtu (4/8/2018) sore.

Ia menyebutkan penangkapan itu berkat kerja sama antara Kejaksaan Tinggi Riau dan Kejaksaan Tinggi Bali dibantu oleh Syahbandar Pelabuhan Tanjung Benoa.

Penangkapan itu didasari putusan MA Nomor : 2621 K/PID.SUS/2015 tanggal 24 Agustus 2016, dan Surat Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru Nomor : B-01/N.4.10/Dsp.4/01/2018 tanggal 25 Januari 2018 perihal Bantuan Pencarian/Penangkapan Terpidana a.n Deki Bermana.

Deki Bermana berdasarkan pada putusan MA Nomor : 2621K/PID.SUS/2015 tanggal 24 Agustus 2016 dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang dalam kasus penyelundupan BBM di Batam.

Terpidana dijatuhi hukuman penjara selama 7 tahun dan denda sebesar Rp500 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama satu tahun.

BAGIKAN