Camat Tangkap Kendaraan Buang Sampah Sembarangan

@Rayapos | Lebak: Camat Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Ade Sutiana, menangkap kendaraan bak terbuka yang awaknya membuang sampah sembarangan di sekitar Sukamanah yang menghubungkan jalan Rangkasbitung-Citeras.

“Kami mengamankan pengemudi dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi membuang sampah sembarangan itu,” kata Ade Sutiana di Lebak, Kamis (26/1).

Selama ini, tingkat kesadaran masyarakat Kota Rangkasbitung membuang sampah sembarang cukup tinggi. Bahkan, terbukti satu kendaraan bak terbuka membuang sampah di tepi jalan Sukamanah yang menjadikan titik pantau Adipura.

Selain itu, mereka juga membuang sampah di daerah aliran Sungai Ciujung.

Padahal, pemerintah daerah sudah membangun sarana, seperti penyebaran tong sampah dantempat pembuangan sementara (TPS).

“Kami mengimbau masyarakat membuang sampah pada tempatnya yang telah disediakan pemerintah daerah itu,” katanya.

Dia menjelaskan saat ini di Kota Rangkasbitung mulai dilakukan penataan agar menjadi daerah bersih, indah, dan asri. Rangkasbitung dijadikan titik pantau Adipura sehingga banyak taman dibangun agar daerah setempat terlihat indah dan hijau.

Di samping itu, katanya, para paratur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebak setiap Jumat melaksanakan kegiatan Jumat Bersih atau Jumsih.

Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat mendukung upaya membangun kebersihan tersebut karena merupakan kebijakan Bupati Iti Octavia untuk mewujudkan program “Lebak Sehat”.

Ia mengatakan lingkungan yang bersih, asri, serta hijau dipastikan masyarakat hidup sehat.

Namun, pihaknya prihatin masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan.

“Kami berharap seluruh warga mendukung kebersihan, terlebih menjelang penilaian Adipura,” katanya.

Kepala Penataan dan Kapasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Kabupaten Lebak Iwan Sutikno mengatakan pemerintah daerah berkomitmen membawa daerah setempat meraih penghargaan Adipura 2017 dengan melakukan pembenahan sejumlah kawasan yang menjadi titik pantau.

Ia mengatakan Kabupaten Lebak masuk pada lomba Adipura karena sebelumnya meraih skor 73.

Saat ini, pihaknya memfokuskan lokasi titik pantau penilaian Adipura, antara lain terminal, gedung perkantoran, permukiman, TPA Dengung, pertokoan, taman, dan pasar tradisional.

Oleh karena itu, pihaknya berharap untuk penilaian tahap kedua atau P2 yang dilaksanakan Mei 2017, situasi Kota Rangkasbitung terjaga kebersihan, penghijauan, dan pengolahan sampah.

“Kami optimistis tahun ini meraih Adipura dengan menargetkan skor 75 poin sehingga masyarakat mendukungnya tanpa buang sampah sembarangan,” katanya. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY