Shopaholic (Foto : Rayapos)

@Rayapos | Jakarta – Para shopaholic atau penggila belanja bisa jadi paling bahagia bila mendapat iming-iming promo atau diskon dari mal-mal. Tak bisa dipungkiri, belanja bagi para shopaholic itu ibarat vitamin yang bisa membuatnya bahagia. Namun, jika tak pandai-pandai menahan diri, bisa-bisa tabungannya jebol karena boros.

Untuk menghindari godaan belanja dan iming-iming promo atau diskon, anda para shopaholic harus sudah mulai belajar menahan diri, mengatur strategi dan mempelajari berbagai tips yang ada.

Dilansir dari savvysugar, berikut beberapa tips mengatasi gila belanja yang perlu anda ketahui;

1. Pastikan untuk tidak sembarangan memberikan alamat email Anda.
Kebanyakan vendor akan selalu meminta alamat e-mail saat menyelesaikan transaksi apapun, mulai dari mendaftar sesuatu, menukar hadiah atau voucher diskon, membuka rekening dan masih banyak lagi. Hal ini adalah awal dimana Anda akan dikirimkan berbagai penawaran spesial dari produk yang bekerjasama dengen pihak terkait. E-mail ini akan membujuk Anda untuk mengunjungi situs ataupun toko mereka.
2. Abaikan penawaran harga murah
Banyak toko yang menawarkan harga spesial jika Anda membeli produknya lebih banyak, atau memberikan produk lebih jika Anda membeli lebih, misalnya beli dua dapat tiga. Begitu pula dengan pembelanjaan lebih murah untuk pembelian berikutnya atau kunjungan berikutnya. Jangan terjebak hal ini, belilah sesuai keperluan.

3. Berhenti berlangganan situs diskon
Saat ini sudah banyak situs diskon, mulai dari diskon-diskon khusus atau penawaran menarik yang ditentukan waktu. Segera klik tombol ‘unsubscribe’ (berhenti berlangganan) yang ada di situs tersebut. Bagaimanapun, godaan akan datang dalam bentuk sekecil apapun. Anda bisa mencegahnya datang dengan memblokir semua pintu masuk tersebut.

4. Hentikan datangnya katalog belanja
Katalog belanja bisa datang darimana saja, mulai dari sebuah merek belanja hingga tagihan kartu kredit atau TV berlangganan. Telponlah pihak pengirim dan minta mereka untuk mengeluarkan Anda dari daftar penerima katalog tersebut. Bagaimanapun, gambar-gambar di katalog yang bagus dan tertata dengan baik ditunjang dengan halaman yang mengilap akan menggoda Anda untuk berbelanja, meskipun tidak memerlukannya.

5. Online Shop di Facebook
Penjual yang satu ini memang sedang menjadi tren dalam budaya belanja masyarakat. Dengan harga yang relatif murah dan proses pemesanan yang mudah dan cepat, pembeli sering terjebak membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Saat Anda menekan panel ‘Like’ di facebook, maka otomatis Anda akan menerima mailing list produk-produk yang diupload oleh pemilik online shop tersebut. Tak hanya FB, penawaran juga bisa datang dari twitter.

BAGIKAN