China Tetapkan 17 Hari Libur Nasional 2017

@Rayapos | Beijing: China menetapkan 17 hari libur nasional pada 2017, termasuk libur Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 27 Januari hingga 2 Februari 2017.

Pernyataan Dewan Negara yang diterima Antara di Beijing, Selasa menyebutkan libur nasional dimulai dengan libur tahun baru masehi pada 1-2 Januari 2017.

27 Januari hingga 2 Februari 2017 adalah libur nasional yakni Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal dengan Festival Musim Semi. Libur nasional “Imlek” selama sepekan di China merupakan hari libur layaknya umat muslim merayakan Idul Fitri, ditandai dengan arus mudik yang meningkat tajam.

Selanjutnya masyarakat China juga akan menikmati libur nasional selama tiga hari pada 2 hingga 4 April, untuk merayakan Festival “Qing Ming”. Pada festival tersebut, masyarakat mengunjungi makam-makam leluhurnya untuk mendoakan leluhurnya, sambil membersihkan makamnya.

Pada 1 Mei, masyarakat China kembali menikmati libur nasional selama satu hari untuk memperingati Hari Buruh Dunia.

Masyarakat China kembali menikmati liburan selama tiga hari pada 28-30 Mei untuk merayakan Festival Perahu Naga atau “Duan Wu Jie”.

Libur nasional selama satu pekan akan kembali dinikmati masyarakat China pada 1 Oktober hingga 8 Oktober, untuk memperingati Hari Kemerdekaan China dan Festival Pertengahan Musim Gugur.

Libur memperingati hari kemerdekaan China biasanya berlangsung tujuh hari, namun karena pada 2017 Festival Pertengahan Musim Gugur berada di antara hari libur peringatan hari kemerdekaan, maka menjadi delapan hari. Libur nasional memperingati hari kemerdekaan China, juga dikenal dengan “golden week”.

Pemerintah menegaskan meski ada beberapa libur nasional yang dimulai pada hari Minggu, sehari sebelumnya, yakni hari Sabtu, tetap bekerja. Semisal libur nasional Festival “Qing Ming” pada Minggu (2/4) hingga Selasa (4/4), maka pada Sabtu (1/4) menjadi hari kerja.

Hal tersebut menjadikan China lebih produktif, meski memiliki 17 hari libur nasional. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY