Surat edaran target zakat yang heboh (FOTO: Ist)

@Rayapos | Jakarta – Ditemukan perbedaan isi surat edaran Map Gerakan Amal Sosial Ramadhan (Gar) dari Kelurahan kepada sejumlah RT. Dari temuan ini dipastikan antara kelurahan satu dengan kelurahan lainnya memiliki isi surat yang berbeda-beda.

Jika sebelumnya Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan menargetkan pengumpulan dana zakat sebesar Rp 1 juta per RT/RW. Kali ini, kelurhan Cipinang Muara, Jakarta Timur, justru tidak mencantumkan jumlah target penerimaan zakat dalam surat edarannya.

Perbedaan selanjutnya dari jumlah denda atau sanksi dari Kelurahan Cipinang Muara yang lebih rendah dari kelurahan Cilandak Barat, yakni Rp 250 ribu. Denda itu berlaku apabila Map Gar tersebut tidak dikembalikan petugas pengumpul zakat (RT).

Surat nomor 1.856.1 yang yang ditandatangani lurah Cipinang Muara, Sri Astuti pada tanggal 25 Mei 2018 lalu ini juga menyebutkan bakal memberikan bagian sebesar 5 persen dari jumlah akhir kepada petugas pengumpul zakat dimasing-masing RT.

Sementara dalam surat edaran Map Gar kelurahan Cilandak Barat yang sempat viral beberapa hari lalu, tidak menyebutkan tentang jatah untuk panitia pengumpul zakat di tingkat RT.

Lurah Cipinang Muara, Jakarta Timur juga menegaskan dalam surat itu, bahwasanya hasil pengumpuian Map Gerakan Amal Ramadhan tahun 1438 H baik berupa dana maupun Map GAR nya, diharapkan segera disampaikan kepada pihak kelurahan melalui Kasi Kesejahteraan Rakyat paling lambat tanggal 8 Juni 2018.

Diinformasikan adanya surat edaran Map Gar ini, sejatinya untuk menindaklanjuti seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2018 tentang Gerakan Amal Sosial Ramadhan Tahun 1439 H tahun 2018. Dan seruan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penunaian Zakat Infaq, Shadaqah dan Amal Sosial Para Pengusaha (Perorangan dan Perusahaan) Dan Masyarakat Umum.

BAGIKAN